Konten dari Pengguna

Valery Asratyan, Membunuh Beberapa Korban Agar Jejak Pemerkosaan Tidak Terlacak

Selidik

Selidik

"Hanya ada satu kebenaran yang pasti," Conan Edogawa

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Selidik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: dok. instastalker.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto: dok. instastalker.com

Valery Asratyan adalah seorang pembunuh berantai dari Rusia (dulu Uni Soviet) yang dihukum atas pembunuhan dua wanita di Moskow antara tahun 1988 hingga 1990. Asratyan adalah pemerkosa berantai terhadap 20 wanita muda selama tahun 1980 an. Ia juga pernah menyamar sebagai sutradara film dan memperdaya banyak korban.

Asratyan lahir pada tahun 1958 di Yerevan, SSR Armenia, Uni Soviet, dari orang tua etnis Armenia. Dia dibesarkan dalam rumah tangga yang stabil dalam sebuah keluarga yang dianggap makmur menurut standar Soviet, dan tidak pernah mengalami penganiayaan atau pelecehan selama masa kecilnya. Di taman kanak-kanak, Asratyan akan "bermain dokter" dengan gadis-gadis lain, di mana dia akan membuka pakaian dan merasakan "pasien", dan pada usia 13 tahun kehilangan keperjakaannya dari seorang wanita yang 15 tahun lebih tua darinya.

Foto: dok. wikipedia.org

Pada tahun 1975, ia kuliah di jurusan psikologi, Universitas Negeri Armenia. Setelah lulus pada tahun 1980, Asratyan mulai bekerja sebagai psikolog di sebuah sekolah untuk anak-anak yang menderita cerebral palsy dan polio.

Pada tahun 1981, Asratyan menikah dengan seorang wanita dari Moskow, ibu kota Soviet dan pindah ke kota bersamanya pada tahun yang sama. Tak lama setelah pindah ke Moskow, dia mulai melakukan kejahatan seksual pertamanya ketika dia mulai memperkosa gadis-gadis muda di kota, tetapi ditangkap dan dikirim ke penjara. Asratyan dibebaskan pada tahun 1984 setelah menjalani hukuman hanya dua tahun dan segera mulai melakukan pemerkosaan, lagi-lagi dihukum dan dipenjara selama dua tahun pada tahun 1985. Setelah dibebaskan pada tahun 1987, ia pindah ke Valuyki, Oblast Belgorod, untuk waktu yang singkat tetapi segera kembali ke Moskow, dimana istri Asratyan mengakhiri hubungan mereka dan mengusirnya dari rumah.

Asratyan bertemu dengan dengan seorang janda dan menikah. Ia tinggal bersama istri dan anak tirinya yang berusia 14 tahun. Keduanya membantunya Asratyan ketika ia melanjutkan kejahatannya di Moskow. Asratyan juga menggunakan obat-obatan psikotropika yang manjur, termasuk antipsikotik dan obat penenang, pada korbannya. Asratyan juga membuat identitas palsu untuk mendapatkan kepercayaan para korban, yang ia temukan di area toko Children's World.

Foto: dok. zkillboard.com

Pada Februari 1988, Asratyan mulai menyamar sebagai sutradara film, dan membujuk korban-korbannya ke apartemen dengan dalih latihan peran untuk aktris. Asratyan mencampur obat-obatan psikotropika ke dalam minuman untuk korbannya. Setelah korbannya jatuh pingsan, ia memperkosanya selama beberapa jam dan mengambil uang atau barang berharga. Asratyan kemudian membawa korban ke stasiun kereta api di Distrik Podolsky di Oblast Moskow, tepat di luar Moskow, dan meninggalkannya di sana.Saat ditemukan, gadis-gadis tersebut tidak mengingat apa yang terjadi dengan dirinya. Selama periode ini, Asratyan melakukan lebih dari selusin pemerkosaan, dan banyak korbannya yang berada di apartemennya selama beberapa hari. Asratyan akhirnya mulai memikirkan kemungkinan apabila ditangkap. Untuk mencegah para korban melacak kejahatan tersebut, ia mulai membunuh mereka. Asratyan melakukan pembunuhan ini dengan korban berikutnya: korban pertama dibunuh dengan pisau, dan korban kedua ditenggelamkan.

Pada tahun 1990, salah satu korban Asratyan yang berhasil selamat dan tidak hilang ingatan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Menurut korban, Asratyan menawarkan peran perempuan untuk dimainkan dalam film barunya, dan menunjukkan kepada polisi daerah tempat dia bertemu. Asratyan ditangkap oleh seorang polisi wanita yang diundang untuk "casting" di area yang sama dengan korban yang masih hidup bertemu dengannya. Saat dinterogasi, Asratyan mengakui dua pembunuhan dan 17 pemerkosaan yang ia lakukan. Pembunuhan tersebut terjadi karena ia takut dikirim ke penjara. Pengadilan Moskow akhirnya menghukum Asratyan dan vonis hukuman mati dengan cara ditembak pada tahun 1996.

Sumber: http://murderpedia.org/male.A/a/asratyan-valery.htm