AISI: Insentif Opsen Bantu Jaga Pasar Motor di Tengah Tekanan Daya Beli

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menilai perpanjangan insentif opsen pajak kendaraan di sejumlah daerah turut menjaga daya beli konsumen dan menopang penjualan sepeda motor sepanjang 2026.
Ketua Bidang Komersial AISI, Yosef Suparman, mengatakan sebagian besar provinsi di Indonesia masih memberlakukan perpanjangan insentif opsen pada 2026. Menurutnya, kebijakan tersebut membantu menjaga harga kendaraan tetap terjangkau bagi masyarakat.
"Tahun 2026 sebagian besar provinsi di Indonesia masih memberlakukan perpanjangan insentif opsen dan hal tersebut sangat membantu penjualan sepeda motor tahun ini. Kami berharap kondisi tersebut dapat dipertahankan agar daya beli konsumen dapat terjaga," buka Yosef kepada kumparan, (14/8/2026).
Penjualan sepeda motor di dalam negeri pada Juli 2026 menembus angka 636.030 unit. Jika dikomparasikan dengan perolehan Juni 2026 yang sebesar 515.136 unit, pasar domestik mencatatkan pertumbuhan sebesar 23,46 persen.
Yosef bilang, stabilnya pasar motor domestik juga berasal dari meningkatnya harga beberapa hasil bumi. Lonjakan pendapatan dari sektor komoditas dan agrikultur di sejumlah wilayah memberikan dampak langsung terhadap kemampuan belanja masyarakat.
"Kami melihat dinamika geopolitik dan geoekonomi global yang masih mungkin berlanjut imbasnya terhadap pertumbuhan ekonomi domestik. Di sisi lain, kami berharap sektor pertanian dan harga komoditas tetap terjaga hingga akhir semester ke-2," katanya.
Meski performa semester pertama tergolong cukup baik, industri sepeda motor nasional tetap mewaspadai berlanjutnya dampak dinamika geopolitik global dan konflik di Timur Tengah. Kondisi geoekonomi internasional tersebut berpotensi memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
"Karena keduanya memiliki pengaruh terhadap daya beli masyarakat di sejumlah wilayah. Tantangan lainnya fluktuasi nilai tukar rupiah jadi tantangan buat industri untuk dapat memenuhi kebutuhan motor konsumen dengan harga tidak memberatkan," jelas Yosef.
Berlandaskan dinamika pasar yang ada, AISI memperkirakan total volume penjualan sepeda motor secara nasional pada tahun ini akan berada pada kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit. Stabilitas harga komoditas di sektor pertanian pada semester kedua diharapkan dapat terus menjadi penyokong pencapaian target tersebut.
"Kerja sama hand in hand dengan para stakeholder terkait di hulu dan hilir sangat dibutuhkan untuk dapat menjaga stabilitas market sampai dengan akhir tahun ini," pungkas Yosef.
