AISI: Proyeksi Penjualan Sepeda Motor 2026 Minimal 6,5 Juta Unit

Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) memandang optimisme pasar roda dua Tanah Air hingga akhir 2026. Bahkan, target minimal penjualannya sedikit berubah dibanding rencana sebelumnya minimal 6,4 jutaan unit.
"Intinya untuk penjualan dari kita AISI itu sampai dengan akhir tahun akan ke 6,5 (juta unit) sampai 6,7 juta unit. Masih di rentang itu," buka Ketua Bidang Komersial AISI, Yosef Suparman dihubungi kumparan, Selasa (6/10).
Yosef menambahkan, sepeda motor masih menjadi alat transportasi untuk mobilitas masyarakat luas yang paling relevan. Selain untuk konsumsi pribadi, moda ini turut terserap untuk dimanfaatkan di sektor komersial.
"Karena kita kan (penjualan) sudah rebound sejak pandemi Covid-19. Nah itu juga ditopang dari luar pulau Jawa terbesarnya, justru wilayah yang berbasis agrikultur dan perkebunan. Kalau tidak salah sekarang bulan terakhir panen, ya," paparnya.
Sepeda motor memiliki peran berganda, Yosef bilang manfaatnya tak hanya sebagai alat untuk berpindah dari dan ke lokasi lain. Namun, nilai gunanya sudah lebih dalam untuk kebutuhan lainnya seperti aktivitas bisnis.
"Jadi memang memperkuat lah peran sepeda motor itu sebagai alat produktif. Setelah panen itu ya mereka biasanya beli (lagi) sepeda motor," pungkas Yosef.
Sembari menunggu laporan bulan September 2026 dirilis, distribusi sepeda motor dari pabrik ke diler (wholesales) selama Agustus mencatatkan angka 596.461 unit. Hasil tersebut turun 6,22 persen dibanding Juli yang peroleh 636.030 unit.
Namun, jika dibandingkan secara tahunan terhadap Agustus 2025 yang mencatatkan 578.041 unit, kinerja penjualan sepeda motor di pasar domestik pada Agustus kemarin masih tumbuh positif sebesar 3,18 persen.
Secara kumulatif, total distribusi sepeda motor di dalam negeri sepanjang Januari hingga Agustus 2026 telah menembus angka 4.362.078 unit. Hasil ini terus mendekati target tahunan yang dipatok oleh produsen roda dua nasional.
Penjualan sepeda motor baru
Domestik 2026
Juli: 636.030 unit
Agustus: 596.461 unit
Januari-Agustus: 4.362.078 unit.
Domestik 2025
Agustus: 578.041 unit
Januari-Agustus: 4.269.718 unit
Januari-Desember: 6.412.769 unit.
