Diler Belum Banyak, Servis Mobil Lepas Bisa di Bengkel Chery Group?

Jangka waktu 8 bulan bagi Lepas Indonesia untuk mengumumkan lagi harga dan model yang sama yakni L8, juga perkenalan dua calon mobil baru mereka E4 dan E6. Selama periode itu pula, pabrikan mengaku tengah fokus menggarap jaringan diler.
Dijelaskan Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja pihaknya mengejar target pembangunan layanan purna jual hingga 40 cabang di seluruh negeri. Sebanyak 32 di antaranya tengah proses pengerjaan dan 6 diler sudah siap beroperasi.
"Soal target (penjualan) kita saat ini fokus memperluas jaringan untuk menjangkau lebih banyak konsumen, supaya lebih dekat ke konsumen, tentunya harus coba mobil ini dahulu. Nah dari situ baru kita bicara angka target penjualan," kata Temmy di Jakarta, Minggu (26/7).
Timbul pertanyaan, dengan adanya 6 diler yang baru beroperasi, apakah layanan pemeliharaan kendaraan Lepas saat ini juga dapat memanfaatkan jaringan milik Chery? Mengingat Lepas adalah salah satu sub-brand dari induk Chery Group.
"Saya sudah sampaikan bahwa kita sedang memperluas jaringan untuk bisa melayani. Tentunya Lepas harus dilayani oleh bengkelnya Lepas, itu prioritas pertama kita. Jadi harus kita tangani sendiri," jelas Temmy.
Tidak sekadar sebagai peranakan merek dari Chery Group, hampir seluruh lini Lepas sejatinya berbagi rancangan bangun dengan model-model induk Chery lainnya. Ambil contoh Lepas L8 yang punya kemiripan dengan Jaecoo J7 SHS.
Keduanya sama-sama mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle alias PHEV, untuk Jaecoo diberi nama Super Hybrid System (SHS). Pun dengan dapur pacu yang tersemat menggunakan unit 1.500 cc turbo dan baterai tambahan berkapasitas 18,3 kWh.
Figur performanya juga sebelas dua belas, mesin bensin mampu hasilkan tenaga 105 kw (140,8 dk) dan torsi 215 Nm. Serta motor listrik penggerak dengan kekuatan 150 kW (201,1 dk) dan torsi puncak 310 Nm.
Sampai sini, di atas kertas seharusnya kemiripan spesifikasi teknis tersebut juga menurun ke penggunaan suku cadang antar kendaraan lansiran Chery Group. Selain Jaecoo J7 SHS, sebenarnya kesamaan ciri lainnya bisa ditemukan di merek dan model Chery Group.
"Saya mungkin bilang untuk kondisi-kondisi seperti ini, masih kita utamakan untuk dilayani oleh Lepas. Karena nanti ketersediaan spare parts kan tidak ada di Chery dan diler (Chery Group) lainnya. Jadi kita fokus di situ, tanggung jawab kita dari merek kita," tandas Temmy.
Berkaca pada diler Lepas yang telah dibuka saat ini, masih terdapat ornamen dan model Chery yang turut ditampilkan di ruang pamernya seperti cabang di BSD, Tangerang. Temmy memberi sinyal bahwa jaringan diler Lepas akan tetap berdiri sendiri ke depannya.
