Dorong Adopsi Motor Listrik, Asosiasi Usul Perluasan Insentif Non Fiskal

Pasar motor listrik saat ini tengah dilanda situasi yang kurang bagus, asosiasi dan industri memberi usulan agar penyerapan kendaraan elektrik roda dua tidak hanya berfokus pada adopsi secara perorangan.
Selain konsumen pribadi, pertumbuhan penjualan motor listrik juga dapat didorong dari dukungan instansi pemerintah, termasuk perusahaan dengan pembelian borongan atau fleet. Lebih lanjut pemberian insentif tidak hanya selalu dari aspek fiskal, melainkan bisa juga dari non-fiskal.
Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Moeldoko menekankan pentingnya komitmen instansi pemerintah dalam merealisasikan kewajiban penggunaan Battery Electric Vehicle (BEV) melalui skema e-katalog.
"Instansi pemerintah harus menjadi contoh utama dalam transisi ini. Mandatory pengadaan kendaraan listrik di lingkungan pemerintah sesuai regulasi yang ada harus diakselerasi, jangan sampai komitmen ini kendur di tingkat eksekusi," kata Moeldoko saat RDPU Panja Komisi VII DPR RI di Jakarta.
Sementara itu, Ketua Umum Aismoli, Budi Setiyadi juga menyerukan pemerintah daerah untuk menerbitkan aturan progresif yang menempatkan motor listrik sebagai moda transportasi prioritas.
"Khusus kebijakan insentif non-fiskal, kami berharap pemda menyiapkan regulasi untuk menempatkan sepeda motor listrik ini sebagai kendaraan utama, sekaligus membatasi akses penggunaan kendaraan berbasis BBM," ujar Budi.
Budi mencontohkan keberhasilan skema ganjil-genap serta penerapan kawasan khusus kendaraan bebas emisi seperti di kawasan wisata di Jakarta yang bisa direplikasi ulang di berbagai daerah.
"Contohnya pembatasan ganjil-genap atau penerapannya dalam bentuk zona khusus kendaraan listrik di lokasi tertentu seperti kawasan wisata. Langkah seperti ini sangat efektif merangsang peralihan masyarakat ke kendaraan listrik," ucapnya.
Implementasi insentif non-fiskal yang terintegrasi diyakini mampu menciptakan permintaan pasar yang berkelanjutan sekaligus menekan emisi karbon di pusat-pusat perkotaan.
