Kedubes Jepang Soal Persaingan Otomotif RI: Minta Kebijakan Tetap Netral

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Myochin Mitsuru (ke-2 dari kanan) bersama jajaran direksi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di GIIAS 2026. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Myochin Mitsuru (ke-2 dari kanan) bersama jajaran direksi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di GIIAS 2026. Foto: Sena Pratama/kumparan

Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Myochin Mitsuru merasakan langsung atmosfer persaingan merek otomotif di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Dimintai pendapatnya, ia menyebut kompetisi yang sedang berlangsung di Indonesia umum terjadi, terutama seiring dengan munculnya para pemain baru yang coba peruntungan di dalam negeri. Ujung-ujungnya konsumen yang diuntungkan.

"Itu merupakan mekanisme pasar. Persaingan adalah hal yang wajar dan tidak menjadi masalah, baik itu Jepang, China, Korea, maupun Jerman," kata Mitsuru saat berkunjung ke booth Mitsubishi Motors di ICE BSD, Tangerang.

Kendati demikian, dirinya menekankan bahwa persaingan di industri otomotif akan lebih sehat selama kebijakan yang diterapkan bersifat dapat diprediksi, stabil, dan netral untuk semua produsen kendaraan dan industri pendukungnya.

Mitsubishi Xforce HEV di GIIAS 2026 ICE BSD, Tangerang. Foto: MMKSI

"Kendaraan hybrid maupun battery electric vehicle (BEV) sama-sama harus menjadi pilihan bagi konsumen Indonesia," tambah Mitsuru.

Pojok Mitsubishi Motors menempati Hall 9 gedung ICE BSD, di sini Mitsuru menyaksikan langsung jenama perwakilan negaranya itu kini bersaing dengan lebih banyak kompetitor. Selain sesama Jepang, di tempat ini pula jadi ajang tarung dengan merek China dan Vietnam.

"Ya, sebenarnya semuanya terlihat bagus karena secara pribadi saya dulu pernah mengendarai dan memiliki mobil Mitsubishi di Jepang," terangnya.

Berdasarkan informasi yang didapat dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Mitsuru pernah memiliki unit Mirage di kampung halamannya.

"Jadi secara pribadi juga, sangat menyenangkan bisa melihat mobil-mobil Mitsubishi di sini. Jadi, ya, terima kasih banyak," ucapnya kepada awak media.