Pasar Motor Juni 2026: Penjualan Naik 7,4 Persen, Ekspor Justru Merosot

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Skutik Honda ADV 160 terbaru tampil di IMOS 2025. Foto: dok. AHM
zoom-in-whitePerbesar
Skutik Honda ADV 160 terbaru tampil di IMOS 2025. Foto: dok. AHM

Setelah pasar sempat melandai pada Mei lalu, penjualan sepeda motor domestik menunjukkan kurva pertumbuhan yang menggembirakan pada bulan berikutnya, berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).

Angka distribusi dari pabrik ke diler (wholesale) secara nasional bergerak menjanjikan selama bulan lalu. Figur penjualan menunjukkan pulihnya industri otomotif lokal, meskipun jalur pengiriman unit ke pasar internasional perlu sedikit diperbaiki.

Selama bulan ke-6, semua anggota AISI mampu menyuplai 515.136 unit sepeda motor ke seluruh jaringan penyalur. Catatan ini naik sebesar 7,45 persen dibandingkan dengan perolehan selama Mei yang mencapai 479.388 unit.

Akselerasi positif pada pasar lokal ini sekaligus mengerek total akumulasi penjualan motor domestik sepanjang semester pertama 2026. Sejak Januari hingga Juni 2026, total penyerapan pasar kendaraan roda dua mencapai 3.129.587 unit.

Astra Honda Motor (AHM) ikut ambil bagian di IMOS 2025. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Pemandangan kontras justru terjadi pada sektor pengiriman unit utuh atau Completely Built Up (CBU) ke pasar luar negeri. Aktivitas selama Juni 2026 tercatat mengalami penurunan tipis sebesar 8,56 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Jika pada Mei proses pengapalan unit melampaui 54.759 unit, maka pada bulan berikutnya cukup mencatat sebanyak 50.067 unit. Secara kumulatif, angka sepeda motor lansiran Indonesia yang sudah dikirim ke luar negeri selama 6 bulan 2026 mencapai 316.819 unit.

Nasib kurang beruntung di pasar global juga menular ke kinerja ekspor motor dalam kondisi terurai atau Completely Knocked Down (CKD). Sektor ini selama Juni melorot sebesar 7,62 persen menjadi 644.402 unit dari bulan sebelumnya yang menyentuh 697.614 unit.

Stand Yamaha di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Kondisi serupa juga merembet ke aktivitas pengiriman komponen pendukung atau ekspor part by part. Jalur distribusi suku cadang ini terkoreksi sebesar 9,92 persen dengan volume 14.932.577 unit pada Juni 2026, turun dibandingkan dengan Mei 2026 yang totalnya 16.577.672 unit.

Melalui rilis data penutup pertengahan tahun ini, total akumulasi ekspor CKD sepanjang semester pertama mencapai 3.863.794 unit. Sementara itu, komponen Part by Part yang berhasil didistribusikan ke mancanegara secara total telah mengamankan volume masif sebesar 81.967.446 unit.