Penjualan Motor Tumbuh 2 Persen hingga Juli 2026, AISI Targetkan 6,7 Juta Unit

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suzuki Access 125 di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025, ICE BSD, Tangerang. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suzuki Access 125 di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025, ICE BSD, Tangerang. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Penjualan sepeda motor di pasar domestik mencatatkan pertumbuhan positif lebih dari 2 persen hingga Juli 2026. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menilai pencapaian ini membuktikan tinggi fungsi sepeda motor sebagai moda transportasi utama masyarakat.

Stabilnya daya beli konsumen di beberapa daerah luar Jawa tidak lepas dari adanya kenaikan harga sejumlah hasil bumi. Kinerja pasar ini sekaligus menegaskan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap sepeda motor untuk penunjang efisiensi mobilitas harian.

Ketua Bidang Komersial AISI (Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia), Yosef Suparman menyampaikan apresiasinya atas capaian kinerja penjualan kendaraan roda dua selama paruh pertama tahun ini.

"Kami bersyukur bisa melewati semester 1 ini relatif baik di tengah situasi market yang challenging dari kondisi perekonomian yang terimbas kondisi geopolitik dan perang Timur Tengah," ujar Yosef Suparman kepada kumparan, (14/8/2026).

5 diler motor Suzuki terbaru beroperasi di Indonesia. Foto: Suzuki Indonesia

Meskipun capaian penjualan tergolong positif, industri otomotif roda dua masih harus bersiap menghadapi potensi gejolak ekonomi global yang terus berlanjut. Penguatan sektor pertanian serta stabilitas harga komoditas diharapkan mampu menjaga tren positif daya beli hingga akhir semester kedua.

Yosef menambahkan tantangan lain yang tak kalah krusial bagi para produsen adalah tingginya dinamika fluktuasi nilai tukar rupiah. Kondisi tersebut menuntut kolaborasi erat antara pemangku kepentingan industri di sektor hulu maupun hilir agar harga jual kendaraan tetap terjangkau.

"Kerja sama hand in hand dengan para stakeholder terkait di hulu dan hilir sangat dibutuhkan untuk dapat menjaga stabilitas market sampai dengan akhir tahun ini," kata Yosef.

Kendati demikian, asosiasi tetap memasang target penjualan roda dua hingga akhir 2026 sebesar 6,4 juta hingga 6,7 juta unit. Berkaca dari capaian tahun lalu, anggota AISI mampu menyalurkan produknya sebanyak 6.412.769 unit.

Penjualan motor Juli 2026 tumbuh 23,4 persen

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meresmikan diler Flagship Shop di Bandung, Jawa Barat. Foto: Sena Pratama/kumparan

Penjualan sepeda motor di dalam negeri pada Juli 2026 menembus angka 636.030 unit. Jika dikomparasikan dengan perolehan Juni 2026 yang sebesar 515.136 unit, pasar domestik mencatatkan pertumbuhan sebesar 23,46 persen.

Secara tahunan (year-on-year/YoY), performa pasar domestik Juli 2026 juga mencatatkan pertumbuhan positif. Angka 636.030 unit tersebut mengalami kenaikan sebesar 8,34 persen jika dibandingkan dengan pencatatan Juli 2025 yang berada di level 587.048 unit.

Pun kumulatif (year-to-date/YtD) sepanjang Januari hingga Juli 2026, total penyerapan sepeda motor di dalam negeri telah mencapai 3.765.617 unit. Capaian ini tumbuh 2 persen dibandingkan periode Januari hingga Juli 2025 yang membukukan volume 3.691.677 unit.

Penjualan sepeda motor terbaru

Domestik 2026

  • Juni: 515.136 unit

  • Juli: 636.030 unit

  • Januari-Juli: 3.765.617 unit.

Ekspor CBU 2026

  • Juni: 50.067 unit

  • Juli: 65.769 unit

  • Januari-Juli: 382.588 unit.

Domestik 2025

  • Juli: 587.048 unit

  • Januari-Juli: 3.691.677 unit.

Ekspor CBU 2025

  • Juli: 50.042 unit

  • Januari-Juli: 318.785 unit.