Konten dari Pengguna

Kerendahan Hati dalam Harmoni Penuh Kedamaian

Septi Ananda Restiana

Septi Ananda Restiana

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Septi Ananda Restiana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suasana damai tercipta di tengah kerlap-kerlip lampu nan elok, yang menghiasi setiap sudut kota. Terdengar lantunan takbir berkumandang menciptakan suasana penuh sakral, menyatukan insan dalam kebersamaan.

Hari kemenangan telah tiba. Ia datang sembari menaburkan kebahagiaan, berkah dan kerinduan bisa berkumpul bersama sanak saudara. Dari pelosok desa hingga pusat kota, umat Islam berkumpul di masjid dan lapangan untuk melaksanakan salat Idul Fitri.

Sumber : Dokumentasi Pribadi. Sholat Ied bersama masyarakat di masjid Al Madinah, Gumelar . (3/4/2024)
zoom-in-whitePerbesar
Sumber : Dokumentasi Pribadi. Sholat Ied bersama masyarakat di masjid Al Madinah, Gumelar . (3/4/2024)

Bayangkan saat suatu hari kita sedang bermain dengan teman-teman di taman yang indah. Tiba-tiba ada seseorang datang dan memberikan hadiah spesial.

Hadiah tersebut membuatmu merasa sangat bahagia. Menunaikan salat Id ibarat menerima anugerah istimewa dari Allah.

Sumber : Dokumentasi Pribadi. Sholat Ied bersama masyarakat di masjid Al Madinah, Gumelar . (3/4/2024)

Allah sangat ridho melihat kita beribadah dengan riang gembira, menyatu dan saling mengasihi. Oleh karena itu, ketika menunaikan salat Idul Fitri, ingatlah bahwa kita telah menjadi manusia pilihan yang mendapatkan anugerah istimewa dari Allah. Rasakan kebahagiaan dan nikmat-Nya, bersyukur, dan terus berbuat baik kepada sesama.

Sumber : Dokumentasi Pribadi. Sholat Ied bersama masyarakat di masjid Al Madinah, Gumelar . (3/4/2024)

Di sela gelak tawa dan riuhnya cerita, aroma masakan mendampingi seakan melengkapi indahnya kebersamaan. Momen hari Raya Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk menyatukan kembali sanak saudara jauh.

Bagi banyak orang, Idul Fitri lebih dari sekadar kemenangan biasa, tetapi juga sebagai perayaan kemenangan atas diri mereka sendiri dalikan nafsu, kemurahan hati, dan memperbaiki diri menuju ridho-Nya.

Maka, di hari yang fitri ini, mari kita rayakan dengan hati penuh rasa syukur dan tulus. Mari kita nikmati kebersamaan dengan orang-orang yang kita cintai, dan mari kita lanjutkan perjuangan kita menuju kebaikan dan keberkahan.