Cara ke Desa Penglipuran dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

Mengulas serba serbi kota Bali, mulai dari pariwisata hingga budayanya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Bali tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Wisata Penglipuran adalah destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi di Bali. Agar bisa mencapai lokasi wisata tersebut tanpa tersesat, maka penting untuk tahu cara ke Desa Penglipuran dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terlebih dahulu.
Mengutip dari situs resmi jadesta.kemenparekraf.go.id, Desa Wisata Penglipuran berlokasi di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Luas wilayahnya sekitar 112 Ha dengan pembagian wilayah untuk lahan pertanian, hutan bambu, hutan kayu, pemukiman, tempat suci, dan fasilitas umum.
Keindahan desa ini dan adat serta budaya Bali yang masih kuat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang berkunjung. Ada banyak spot aesthetic yang dijadikan tempat berfoto dengan latar belakang rumah penduduk yang indah.
Cara ke Desa Penglipuran dari Bandara I Gusti Ngurah Rai
Untuk mencapai lokasi Desa Wisata Penglipuran dari bandara, tidaklah sulit. Agar tidak salah arah, inilah cara ke Desa Penglipuran dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang bisa diikuti sebagai panduan perjalanan.
Pertama, dari arah Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai wisatawan bisa mengarahkan kendaraan untuk ke luar menuju Jalan Bypass Ngurah Rai.
Lalu, belok kiri menuju ke Jalan Tol Bali Mandara dan tetap berada di jalan tol tersebut.
Nantinya, wisatawan bisa keluar dari tol menuju kawasan Denpasar Sanur dan bergabung ke Jalan Raya Pelabuhan Benoa.
Setelah 1,7 km, belok kanan menuju Jalan Bypass Ngurah Rai. Terus berada di jalan tersebut sepanjang 13 km.
Kemudian belok kanan sedikit untuk meneruskan ke Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra sepanjang 15,7 km.
Lalu, belok kiri menuju ke Banjar Siyut dan tetap berada di jalan tersebut. Setelah 2,9 km, belok kiri menuju Jalan Raya Tulikup.
Tetap berada di Jalan Raya Tulikup sepanjang 2 km, lalu belok kanan menuju ke Jalan Sidan-Astina Timur.
Teruskan perjalanan ke Jalan Raya Sidan dan ikuti jalan tersebut hingga tiba di Jalan Dr. Lr. Soekarno.
Setelah 6,3 km berada di Jalan Dr. Lr. Soekarno, teruskan menuju Jalan Brigjen Ngurah Rai.
Kemudian belok kanan setelah menemukan Yuda Casual yang ada di sebelah kanan jalan.
Setibanya di bundaran, ambil jalan keluar pertama menuju Jalan Nusantara sepanjang 4,2 km.
Nantinya, wisatawan akan tiba di tujuan setelah menemukan papan petunjuk arah yang bertuliskan ‘Objek Wisata Penglipuran Traditional Village’ dan mengikuti petunjuk yang tersedia.
Perjalanan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju Desa Penglipuran tersebut akan memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit dengan jarak kurang lebih 60 km. Waktu tempuh bisa berubah tergantung dengan kondisi lalu lintas.
Baca juga: Campuhan Ridge Walk: Daya Tarik, Lokasi, Jam Buka, dan Info Penting Lainnya
Itu dia cara ke Desa Penglipuran dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang bisa diikuti. Jika masih takut tersesat, jangan ragu untuk menggunakan aplikasi Maps atau bertanya kepada warga sekitar selama di perjalanan. (PRI)
