Labuhan Kebo Waterfall, Tawarkan Suasana Asri dan Menyegarkan

Mengulas serba serbi kota Bali, mulai dari pariwisata hingga budayanya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Bali tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi para pencinta alam, bisa memanfaatkan waktu akhir pekannya untuk berlibur di Labuhan Kebo Waterfall. Meskipun tidak sepopuler air terjun lainnya yang ada di Bali, tetapi air terjun ini punya pemandangan yang tidak kalah cantik.
Wisata Labuhan Kebo berada di Desa Gobleg, yakni salah satu desa yang terkenal akan pemandangan alam hijaunya karena berada di dataran tinggi. Jadi, tidak heran jika suasananya begitu teduh dan menyegarkan.
Daya Tarik Labuhan Kebo Waterfall di Bali
Dikutip dari gobleg-buleleng.desa.id, Labuhan Kebo Waterfall dikenal dengan suasana yang masih asri, udara segar pegunungan yang jauh dari polusi dan alami. Untuk mencapai air terjun ini, wisatawan perlu trekking lebih dulu.
Untuk jalur trekkingnya sendiri cukup terjal berupa bebatuan dan puluhan anak tangga. Namun, setelah sampai di lokasi air terjun, wisatawan akan disuguhkan oleh eksotisme air terjun dengan suara indahnya gemercik burung.
Air terjun ini merupakan air terjun alami yang tersembunyi di balik deretan pepohonan bambu. Sehingga cahaya matahari yang menelisik melalui celah-celah bambu tersebut membuat tempat tersebut berkilau.
Banyak wisatawan yang mengabadikan momennya di sana. Bahkan ada pula yang melakukan piknik di sekitaran air terjun. Air terjun ini juga dinilai aman untuk berenang.
Karena letak air terjunnya yang tersembunyi, fasilitas yang ada di sana juga terbatas. Sehingga wisatawan bisa membeli makanan di tempat parkir yang ada di pintu masuk utama.
Untuk masuk ke air terjun ini juga wisatawan tidak akan dikenakan tiket masuk khusus. Hanya saja ada karcis parkir kendaraan mulai dari Rp5.000.
Jam Operasional, Lokasi, dan Cara Menuju ke Labuhan Kebo Waterfall
Air terjun ini buka setiap hari dengan jam operasional mulai dari pukul 07:00 WITA hingga pukul 18:00 WITA. Sementara lokasinya berada di Banyuatis, Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali 81152. Lokasinya berdekatan dengan Air Terjun Melanting.
Jaraknya dari Bandara Ngurah Rai menuju ke area air terjun ini sekitar 84 km atau sekitar 2 jam 50 menit perjalanan. Wisatawan bisa melalui Jalan Sunset Road - Jalan Gunung Sanghyang - Jalan Ganda Mayu - Jalan Gobleg - Banyuatis.
Baca juga: 5 Penginapan Harian di Sanur Bali yang Recommended
Bagi yang ingin menikmati suasana tenang dan menyegarkan, bisa mampir ke wisata Labuhan Kebo Waterfall. Waktu terbaik untuk datang ke sana yaitu pada pagi hari. (VIN)
