Konten dari Pengguna

Mengunjungi Museum Seni Batuan untuk Mengagumi Karya Seni Asli Bali

Seputar Bali

Seputar Bali

Mengulas serba serbi kota Bali, mulai dari pariwisata hingga budayanya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Bali tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Museum Seni Batuan. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Andrian Valeanu
zoom-in-whitePerbesar
Museum Seni Batuan. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Andrian Valeanu

Museum Seni Batuan memperkaya warisan budaya di Bali dengan karya seni batuan yang memukau. Tempat ini mulai dibangun pada pertengahan tahun 2012 dan dibuka secara resmi pada 14 Juni 2012 oleh Gubernur Bali saat itu, Made Mangku Pastika.

Lokasi museum ini yang berada di Provinsi Bali menjadi tempat yang strategis untuk memperkenalkan seni tradisional kepada dunia.

Istimewanya Museum Seni Batuan

Museum Seni Batuan. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Niklas Weiss

Museum Seni Batuan merupakan museum milik Philip Koller dan Puri Sare. Mereka mendirikan museum ini dengan visi untuk menjaga kebudayaan Indonesia yang kaya, khususnya seni lukis tradisional.

Koleksi di museum ini sangat beragam, mencakup lukisan klasik dan modern. Termasuk di antaranya adalah lukisan tradisional, lukisan Tarian Barong, dan lukisan Joko Tingkir. Ketiganya merupakan karya utama yang menampilkan keindahan dan kedalaman seni tradisional Indonesia.

Koleksi seninya tersimpan dalam 3 unit bangunan yang menarik. Pengunjung dapat menikmati beragam karya seni, terutama lukisan tradisional khas Batuan, yang merupakan salah satu dari tiga gaya lukisan yang mewakili Ubud dan Bali.

Lokasi, Akses, Harga Tiket

Museum Seni Batuan. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Tobias Kaiser

Museum Seni Batuan menawarkan pengalaman budaya yang kaya dengan tarif masuk Rp50.000 per orang. Dengan tiket tersebut, pengunjung dapat mengakses berbagai fasilitas.

Ada ruang pameran tetap yang menampilkan koleksi permanen, ruang pameran temporary exhibition, perpustakaan, dan ruang penyimpanan koleksi yang menjaga keamanan artefak yang tak ternilai. Fasilitas umum seperti toilet dan area parkir juga tersedia untuk kenyamanan pengunjung.

Operasional museum berlangsung setiap hari, termasuk akhir pekan, dari pukul 09.00 sampai 18.00 WITA. Bahkan selama hari libur nasional, pintu museum tetap terbuka untuk umum.

Lokasi Museum Batuan sangat strategis, mudah diakses dari berbagai pintu masuk utama di Bali. Baik itu dari Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Benoa, maupun Terminal Batubulan, semua berada dalam jarak yang tidak terlalu jauh.

Baca juga: Daya Tarik Pasar Seni Guwang, Tempat Berburu Oleh-Oleh di Gianyar

Museum ini berada di Jalan Prebangsa, Sunaren No. 9, Bantuan, Sukawati, Gianyar, sesuai yang ada di Direktori Museum Indonesia, Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2012:492–494).

Akses ini memudahkan siapa saja yang ingin mengunjungi dan mengeksplorasi kekayaan budaya Bali di museum seni ini.