Konten dari Pengguna

Pantai Kusamba, Pantai dengan Angin Kencang dan Pasir Hitam untuk Surfing

Seputar Bali

Seputar Bali

Mengulas serba serbi kota Bali, mulai dari pariwisata hingga budayanya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Bali tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pantai Kusamba (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya) Sumber: unsplash.com/ Gabriel Vissoto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pantai Kusamba (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya) Sumber: unsplash.com/ Gabriel Vissoto

Pantai Kusamba adalah pantai berpasir hitam yang ada di Bali. Area pantainya landai dan anginnya berhembus kencang, membuat pengunjung merasakan suasana sejuk ketika berada di sini.

Banyak daya tarik dari pantai tersebut yang membuatnya unik dibandingkan pantai lain. Salah satunya adalah keberadaan perahu cadik yang berada di garis pantai.

Daya Tarik Pantai Kusamba yang Membuatnya Unik

Ilustrasi Pantai Kusamba (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya) Sumber: unsplash.com/Chris Montgomery

Lokasi Pantai Kusamba ada di Desa Kusamba, kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali. Mengutip dari situs lovebali.baliprov.go.id, pantai ini berada tidak jauh dari Pura Goa Lawah, sekitar 2,7 km ke arah barat.

Banyak hal menarik yang dapat ditemukan di pantai ini. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Perahu Cadik

Di sepanjang bibir pantai, pengunjung akan melihat perahu cadik milik nelayan. Perahu ini akan dipakai untuk melaut dan mencari ikan di lautan. Suara perahu cadik cukup ramai ketika sedang dinyalakan sehingga menambah suasana hidup di sekitar pantai.

2. Ombak Tenang

Ombak di sini cukup tenang meskipun anginnya kencang. Tempatnya cocok untuk surfing bagi pemula yang tidak ingin berselancar di gelombang ombak lautan yang tinggi. Ombak tenang ini juga memungkinkan pengunjung untuk berenang tanpa takut terbawa arus.

3. Kampung Muslim

Pantai ini terletak di Desa Kusamba yang terkenal sebagai kampung muslim di Bali. Sehingga, pengunjung akan mudah menemukan masjid di sekitar pantai. Di sini ada kitab suci Al quran tertua berusia 400 tahun yang disimpan di tempat khusus.

Dulu, ada seorang muslim bernama Habib Ali Bin Abubakar Bin Umar Bin Abubakar Al Khamid yang menyebarka Islam di kampung ini. Sekarang, orang tersebut telah meninggal dan dimakamkan di pinggir pantai.

4. Pondok Pembuatan Garam

Di sekitar area pantai terdapat pondok pembuatan garam yang digunakan masyarakat setempat untuk memproduksi garam. Caranya masih dengan cara tradisional dan pengunjung boleh melihat prosesnya sekaligus mendapatkan penjelasan dari warganya.

Baca juga: Serba-serbi Air Terjun Yeh Labuh, Wisata yang Menawarkan Petualangan Menantang

Pantai Kusamba menjadi pantai pasir hitam unik dengan segala daya tariknya yang khas dan tidak dapat dijumpai di pantai lain di Bali. (IMA)