Konten dari Pengguna

3 Daya Tarik Gedung Sate yang Ikonik di Bandung dan Informasi Selengkapnya

S

Seputar Bandung

Akun yang membahas tentang kota Bandung

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Bandung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gedung sate. Sumber: Unsplash/Arfan Husni Hasibuan
zoom-in-whitePerbesar
Gedung sate. Sumber: Unsplash/Arfan Husni Hasibuan

Bandung populer dengan arsitekturnya yang menarik. Salah satunya ada Gedung Sate yang menjadi ikon kota Bandung yang juga menjadi sejarah perkembangan kota ini.

Dikutip dari laman bandung.go.id, Gedung Sate dibangun pada tahun 1920-1924. Arsitektur bangunannya dirancang oleh tim yang dipimpin Ir. J. Gerber, G. Hendriks, Eh. De Roo, dan Gemeente van Bandoeng yang diketahui oleh V.L. Sloors.

3 Daya Tarik Gedung Sate

Gedung sate. Sumber: Unsplash/Ifan Fauzan

Gedung Sate menjadi daya tarik bagi para wisatawan khususnya yang berasal dari luar kota Bandung. Bangunan heritage ini memiliki penangkap petir berbentuk menyerupai tusuk sate yang dapat menjadi pilihan liburan bersama keluarga.

Berikut beberapa daya tarik yang ditawarkan tempat wisata Gedung Sate.

1. Arsitektur Bangunan

Gedung Sate menampilkan gaya arsitektur yang memadukan elemen Belanda dan Indonesia. Gedung terdiri dari tujuah puncak yang menjadi destinasi favorit bagi para pecinta seni dan sejarah.

2. Museum Sejarah

Di dalam gedung juga terdapat museum sejarah Jawa Barat. Di sana, pengunjung dapat menikmati koleksi sejarah, dokumen, dan benda-benda lainnya yang memberikan wawasan tentang perkembangan Jawa Barat.

3. Taman di Sekitar Gedung

Daya tarik terakhir, ada taman yang indah mengelilingi gedung. Ini bisa dijadikan tempat untuk bersantai menikmati pemandangan yang asri dan rindang.

Fasilitas Gedung Sate

Gedung sate. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Dannie Jing

Gedung Sate memiliki fasilitas yang lengkap, karena memang sering digunakan juga untuk kegiatan pemerintahan. Berikut beberapa fasilitas di sana.

  • Kamar mandi

  • Mushola

  • Aula

  • Gedung Pertemuan

  • Gedung Gamelan

  • Ruang Dansa

  • Taman

  • Museum

  • Tempat Parkir

Lokasi, Jam Buka, dan Cara ke Gedung Sate

Gedung sate. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Vincentius Chrisna Febrian

Bagi yang ingin berkunjung ke ikon kota ini, lokasinya sangat strategis berada di Jl. Diponogero No. 22, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115.

Jam buka mulai setiap hari dari 08.00-16.00 WIB. Apabila belum pernah kesana, berikut cara yang dapat ditempuh.

  1. Dari Terminal Cicaheum ke Gedung Sate hanya berjarak 5,4 km, atau sekitar 14 menit. Ambil arah barat laut menuju ke Jl. Kaum.

  2. Selanjutnya, arahkan kendaraan ke Jl. A. Yani, Jl. Kiara Condong, dan Jl. Terusan Jakarta.

  3. Dari Jl. Terusan Jakarta, lurus terus hingga sampai di Jl. Cilaki, dan sampai di Gedung Sate.

Harga Tiket dan Cara Beli Tiket

Gedung sate. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Thapanee Srisawat

Wisatawan yang hendak berkunjung ke komplek Gedung Sate tidak akan dikenakan biaya tiket masuk. Namun jika hendak berkunjung ke Museum Gedung Sate ada tarif tiket yang berlaku yaitu mulai dari Rp5.000 per orang.

Cara beli tiketnya bisa datang langsung melakukan registrasi dan pembelian tiket di loket tiket yang ada di sana. Sistem pembayarannya menggunakan uang tunai.

Sebelumnya berkunjung ke Museum Gedung Sate, wisatawan perlu melakukan reservasi yang bisa dilakukan dengan cara menghubungi petugas museum melalui Instagram atau menghubungi nomor 08788-0333-592 atau (022)4233347.

Baca juga: 4 Kuliner dekat Gedung Sate yang Murah Meriah

Itulah beberapa daya tarik Gedung Sate yang ikonik di Bandung dan informasi lainnya yang menjadi salah satu wisata unggulan di kota dengan julukan Paris Van Java. (ERI)