3 Daya Tarik Puncak Gunung Manglayang yang Wajib Diketahui
Akun yang membahas tentang kota Bandung
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Bandung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dari puncak Gunung Manglayang, para pengunjung bisa melihat keindahan Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang. Gunung Manglayang, terletak di antara Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Gunung ini menawarkan berbagai daya tarik yang unik dan menarik bagi para pendaki dan pecinta alam. Meskipun tidak setinggi gunung-gunung lainnya di Jawa Barat, puncak Gunung Manglayang dengan ketinggian 1818 meter di atas permukaan laut tetap memiliki pesona.
Daya Tarik Puncak Gunung Manglayang
Gunung Manglayang mudah diakses dari Kota Bandung dan sekitarnya. Dikutip dari situs resmi bandung.lan.go.id, lokasinya yang strategis membuatnya menjadi destinasi favorit bagi warga Bandung dan Sumedang.
Tiket masuk ke kawasan ini cukup terjangkau, sekitar Rp5.000 per orang, dengan jam operasional 24 jam sehari. Berikut beberapa daya tarik dari puncak Gunung Manglayang.
1. Keindahan Alam
Salah satu daya tarik utama dari Gunung Manglayang adalah pemandangannya yang menakjubkan. Dari puncak gunung ini, pengunjung dapat menikmati panorama indah Kota Bandung, terutama saat malam hari dengan kelap-kelip lampu kota,
Pemandangan matahari terbit juga menjadi momen yang dinantikan banyak pendaki yang berkemah di sini. Selain itu, Gunung Manglayang dikenal dengan kawasan pohon pinus dan kabut tebal yang sering menyelimuti jalur pendakiannya.
2. Makam Keramat dan Legenda Batu Kuda
Di puncak gunung ini, terdapat sebuah makam keramat yang menambah nuansa mistis dan sejarah pada tempat ini. Meskipun tidak diketahui pasti siapa yang dimakamkan di sana, makam tersebut dihormati oleh penduduk setempat.
Para pendaki diminta untuk menjaga kesopanan selama berada di area tersebut. Selain makam keramat, terdapat juga legenda Batu Kuda yang merupakan salah satu daya tarik mistis dari gunung ini.
Legenda tersebut menceritakan tentang kuda terbang bernama Semprani yang jatuh dan berubah menjadi batu di kawasan ini. Batu tersebut kini menjadi salah satu objek menarik di jalur pendakian Batu Kuda.
3. Jalur Pendakian dan Fasilitas
Gunung Manglayang memiliki beberapa jalur pendakian, antara lain melalui jalur Batu Kuda, Palintang, dan Baru Beureum. Jalur-jalur ini relatif mudah dan cocok untuk pendaki pemula dengan waktu tempuh sekitar 2-3 jam.
Setiap jalur menawarkan pengalaman yang berbeda-beda, dengan pemandangan alam yang menakjubkan dan udara sejuk. Fasilitas di sekitar Gunung Manglayang cukup lengkap untuk mendukung kenyamanan pengunjung.
Terdapat area camping di beberapa titik seperti Wana Wisata Batu Kuda dan Baru Beureum. Selain itu, tersedia juga warung makan, kafe, dan lahan parkir yang luas dan aman.
Baca juga: 3 Gunung di Bandung yang Cocok bagi Pendaki Pemula
Dengan segala daya tariknya, puncak Gunung Manglayang menjadi pilihan menarik bagi orang yang ingin menikmati keindahan alam tanpa harus mendaki gunung yang terlalu tinggi. (Gin)