Konten dari Pengguna

Curug Halimun Saguling: Objek Wisata Alam yang Melegenda

S

Seputar Bandung

Akun yang membahas tentang kota Bandung

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Bandung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Curug Halimun. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya, Sumber: Unsplash/Bangkit Prayogi
zoom-in-whitePerbesar
Curug Halimun. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya, Sumber: Unsplash/Bangkit Prayogi

Curug Halimun merupakan wisata alam yang sudah melegenda sejak dulu. Curug ini diketahui pernah menjadi air terjun terbesar di Pulau Jawa. Sayangnya, sekarang curug ini hanya menyisakan sisa-sisa kemegahan saja. Diketahui pula aliran air terjun ini berasal dari Sungai Citarum.

Hal ini disebutkan juga dalam laman fitb.itb.ac.id, seluruh aliran air Citarum mengalir pada lembah sempit berbatu-batu, menciptakan jeram dan air terjun yang bertingkat-tingkat antara Cukang Rahong dan Curug Halimun.

Menelusuri Curug Halimun Saguling

Curug Halimun. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya, Sumber: Unsplash/MJ Tangonan

Curug Halimun pernah disebut dalam buku Panduan Wisata Gids van Bandoeng en Midden-Priangan (1927) oleh SA Reitsma dan WH Hoogland. Kedua penulis ini menggambarkannya sebagai air terjun terbesar di Pulau Jawa.

Dari perkiraan beberapa sumber, air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 45 meter dan lebar 75 meter. Benar-benar curug yang cukup megah pada saat itu.

Namun mungkin, sejak pembangunan PLTA, pembendungan Danau Saguling, atau masalah keringnya Sungai Citarum, membuat curug ini hanya menyisakan aliran air kecil dari bekas curug besar di masa lampau. Kini, curug tersebut hanya memiliki ketinggian 12 meter.

Meski demikian, di bawahnya terdapat kolam yang cukup luas, membuat pengunjung lebih leluasa untuk berenang. Tempat ini juga menyewakan rompi pelampung bagi pengunjung yang tidak bisa berenang tetapi ingin merasakan kesejukan airnya.

Menariknya, kolam ini memiliki air berwarna kehijauan yang cukup eksotis. Ditambah tebing dan pohon rindang di sekelilingnya membuat destinasi ini begitu memesona.

Tracking untuk menuju ke titik curug ini pun cukup menantang adrenalin. Tentunya, akan terbayarkan langsung dengan pesona keindahan alam selama perjalanannya. Jadi, sangat cocok bagi pengunjung yang berjiwa petualang.

Info Harga Tiket, Lokasi, dan Rute Curug Halimun Saguling

Curug Halimun. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya, Sumber: Unsplash/Mark Olsen

Untuk bisa menikmati keindahan curug ini, pengunjung bisa membayar tiket masuk sebesar Rp10.000 saja. Adapun lokasinya dapat dijumpai di kawasan Cikondang, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Agar tidak bingung rute perjalanan ke lokasi ini, silakan ikuti panduan berikut:

  1. Dari arah Kota Bandung menuju ke daerah Cipongkor, dengan melewati Cimahi, Batujajar, Cililin, dan barulah sampai di kawasan Cipongkor

  2. Dari kecamatan Cipongkor lanjutkan perjalanan ke arah Saguling dengan melewati Brompit Baranangsiang

  3. Sampai di pertigaan ambil arah kiri, patokan arah kanan menuju PLTA Saguling

  4. Ikuti jalan utama hingga melewati panorama tebing-tebing tinggi

  5. Sampai di pertigaan Alfamart lanjutkan perjalanan memasuki kawasan Kampung Saung Kondang, wisata di bukit atas curug.

  6. Setelah sampai di pintu masuk kawasan, lanjutkan perjalanan kaki selama 30 menit dengan jalan yang menurun. Lebih jelasnya bisa langsung cek saja di GMaps.

Baca Juga: Pesona Keindahan Curug Bugbrug Bandung dan Lokasinya

Curug Halimun merupakan destinasi wisata alam yang menarik, wisata bersejarah yang menyisakan sisa kemegahan. (INE)