Daya Tarik Observatorium Bosscha beserta Jam Buka, Tiket, dan Cara ke Lokasi
Akun yang membahas tentang kota Bandung
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Bandung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Observatorium Bosscha merupakan salah satu tempat peneropongan bintang di Indonesia. Pada awalnya, Observatorium ini dinamakan Bosscha Sterrenwacht, yang diambil dari nama pendirinya.
Karel Bosscha yang seorang pengusaha Belanda, bersedia menjadi penyandang dana utama dan berjanji akan memberikan bantuan pembelian teropong bintang. Observatorium Bosscha diresmikan pada 1 Januari 1923.
Daya Tarik Observatorium Bosscha
Tujuan dibangunnya Observatorium Bosscha adalah untuk memajukan ilmu astronomi di Indonesia. Dikutip dari laman bosscha.itb.ac.id, daya tarik yang dimilikinya adalah sebagai berikut.
1. Jelajah Tata Surya
Observatorium Bosscha memiliki koleksi teleskop yang mampu membawa pengunjung menjelajah tata surya dengan lengkap, aman, dan nyaman.
Instrumen pengamatan di Observatorium Bosscha didominasi oleh teleskop optik yang berjumlah 8 teleskop utama, dan belasan lainnya teleskop portabel.
2. Gedung Koepel
Koepel dalam Bahasa Belanda berarti 'kubah'. Koepel merupakan rumah bagi teleskop refraktor ganda Zeiss (hingga saat ini teleskop terbesar di Indonesia), yang didesain bergaya art deco oleh arsitek kenamaan Bandung, C.P. Wolff Schoemaker.
3. Perpustakaan
Perpustakaan yang memiliki puluhan ribu koleksi buku dan publikasi ini, sering menjadi sumber bahan bacaan bagi para astronom.
Harga Tiket Masuk Observatorium Bosscha
Untuk dapat menikmati tata ruang angkasa di ruangan multimedia, pengunjung diharuskan mendaftar lebih dahulu di situs resmi Observatorium Bosscha. Pendaftaran hanya akan dibuka pada hari Senin-Kamis, pukul 09.00-15.00 WIB (kecuali hari libur).
Setiap pendaftar hanya dapat mendaftarkan peserta kunjungan maksimal 5 orang. Harga tiket masuk sebesar Rp50.000/orang (balita tidak dikenai biaya).
Info Jam Buka dan Cara Menuju Lokasi Observatorium Bosscha
Setiap hari kunjungan, terdapat 2 sesi, dengan kuota pengunjung masing-masing sesi sejumlah 50 orang. Jadwal kunjungan Observatorium Bosscha sebagai berikut.
Sesi 1: Pukul 08.30 - 10.00 WIB
Sesi 2: Pukul 10.30 - 12.00 WIB
Observatorium Bosscha terletak sekitar 15 km dari wilayah pusat kota Bandung. Untuk menuju lokasi dapat melalui gerbang tol Pasteur menuju Jl. Setiabudi Bandung.
Silahkan ambil jalan ke arah lembang hingga melewati Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Terminal Ledeng untuk kemudian berada di Jl. Raya Lembang.
Bila menggunakan angkutan umum, pilih bus jalur trayek tujuan Terminal Ledeng, kemudian melanjutkan dengan trayek angkot St-Hall - Lembang, atau Ciroyom - Lembang.
Baca juga: Tempat Wisata di Lembang Mengenang Masa Kecil Bak Petualangan Sherina
Tempat wisata di Bandung tidak hanya menawarkan hiburan, namun juga unsur edukasi. Contohnya, Observatorium Bosscha yang akan mengenalkan dunia astronomi dengan cara yang menakjubkan bagi anak-anak.(DIK)