Konten dari Pengguna

Kampung Cirendeu Cimahi, Kampung yang Memegang Teguh Kepercayaan Sunda Wiwitan

S

Seputar Bandung

Akun yang membahas tentang kota Bandung

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Bandung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kampung cirendeu cimahi. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Dikaseva
zoom-in-whitePerbesar
Kampung cirendeu cimahi. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Dikaseva

Kampung Cirendeu Cimahi adalah tempat istimewa di mana penduduknya masih menjaga warisan budaya yang berharga. Kampung ini memegang kepercayaan Sunda Wiwitan.

Dikutip dari Buku Budaya Spiritual Parahyangan di Tanah Mataram, Noor Sulistyobudi, (2017: 37), Sunda Wiwitan adalah agama yang telah dianut sekelompok masyarakat Sunda sejak ratusan tahun yang lalu, bahkan sebelum Hindu dan Buddha masuk ke Indonesia.

Sunda Wiwitan juga memiliki satu Tuhan yang disebut dengan Sang Hyang Kersa.

Daya Tarik Kampung Cirendeu Cimahi

Kampung cirendeu cimahi. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Shayan Ghiasvand

Kampung Cirendeu Cimahi merupakan sebuah tempat yang begitu memukau di kota Cimahi. Lokasinya di sebuah lembah yang dikelilingi tiga gunung, yaitu Gunung Gajahlangu, Gunung Kunci, dan Gunung Cimenteng.

Kampung ini memiliki pesona yang inspiratif dan edukasi, cocok untuk yang ingin berwisata keluarga. Selain karena alamnya yang indah, pengunjung juga dapat belajar tentang budaya bahasa Sunda, dan tradisi lokal di sana.

Selain itu, di sana terkenal dengan masyarakatnya yang menjadikan ketela atau singkong sebagai makanan pokoknya. Tentu saja, kondisi ini sangat menguntungkan, karena tidak terdampak kenaikan harga beras.

Daya tarik lain yang menjadi magnet dari kampung ini adalah masyarakatnya masih memegang teguh kepercayaan Sunda Wiwitan hingga saat ini. Kepercayaan Sunda asli ini mengajarkan untuk selalu melestarikan budaya serta adat istiadat.

Ada dua prinsip yang dipegang oleh masyarakat Cirendeu yakni Ngidung Ka waktu dan Mibapa Ka Jaman.

Ngidung Ka Waktu adalah sebagai warga kampung ada mempunyai cara dan ciri masing-masing. Sedangkan Mibapa Ka Jaman berarti masyarakat di kampung ini tidak melawan perubahan zaman justru mengikutinya. Hal ini bisa dilihat dengan adanya teknologi seperti TV, handphone maupun penerangan.

Adat istiadat yang masih dipegang teguh inilah yang membuat Kampung Adat Cirendeu terkenal. Banyak yang mendatangi tempat ini dengan berbagai tujuan seperti penelitian, wisata dan lain-lain.

Informasi Lainnya dari Kampung Cirendeu Cimahi

Kampung cirendeu cimahi. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Ricardo Gomez Angel

Di kampung ini terdapat beberapa fasilitas, di antaranya yaitu:

  • Area parkir

  • Masjid

  • Toilet

  • Home stay

  • Pusat pentas seni

  • Pusat oleh-oleh

Adapun untuk tiket masuk Kampung Cirendeu, yaitu gratis. Para pengunjung tidak perlu membayar sepeser pun untuk menikmati pesona dan keindahan kampung ini.

Namun, sebagai bentuk apresiasi, disarankan membeli makanan olahan yang merupakan ciri khas dari kampung ini.

Bagi yang ingin berkunjung ke kampung adat di Cimahi ini, tempatnya berada di Kp. Cirendeu, Leuwigajah, Kec. Cimahi Sel, Kota Cimahi, Jawa Barat 40532.

Kampungnya buka 24 jam, tetapi disarankan berkunjung pagi atau siap hari saat masyarakatnya sedang beraktivitas di sana.

Apabila membutuhkan informasi lebih lengkap dapat menghubungi nomor kontak 0813-9489-2003.

Baca juga: Kampung Batu Malakasari: Wisata Edukasi yang Menyenangkan

Itulah informasi Kampung Cirendeu Cimahi yang merupakan salah tempat yang masih menjaga tradisi para leluhurnya dengan baik. Kampung ini cocok untuk wisata keluarga, karena alamnya memesona juga dapat belajar tentang budaya di sana. (ERI)