Konten dari Pengguna

Mengulik Stasiun Cipeundeuy yang Ada di Garut dan 5 Fasilitasnya

S

Seputar Bandung

Akun yang membahas tentang kota Bandung

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Bandung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Stasiun Cipeundeuy. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Harry Prabowo
zoom-in-whitePerbesar
Stasiun Cipeundeuy. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Harry Prabowo

Keindahan alam daerah Garut membuat wisatawan luar hingga mancanegara tertarik untuk menjelajahinya. Apalagi kini akses menuju Kota Garut semakin mudah dengan banyaknya sarana akomodasi, salah satunya Stasiun Cipeundeuy.

Stasiun kereta kecil ini melayani perjalanan kereta dengan rute yang luas. Lebih dari itu, stasiun ini juga ini memiliki peran yang cukup penting untuk setiap perjalanan kereta yang melewatinya.

Sekilas Tentang Stasiun Cipeundeuy yang Ada di Garut dan Fasilitasnya

Stasiun Cipeundeuy. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Edwin Petrus

Dari sekian banyak stasiun kereta yang dapat dijumpai di Garut, salah satu di antaranya yang cukup terkenal ialah Stasiun Kereta Cipeundeuy. Uniknya, stasiun kereta ini mendapatkan julukan Si Sakti. Hal ini karena setiap kereta yang melewatinya akan berhenti.

Dibalik hal tersebut, terdapat fakta yang mungkin jarang diketahui oleh pengguna kereta. Oleh karena itu, simak ulasan kisah singkat Stasiun Cipeundeuy dan fasilitasnya di bawah ini.

1. Sejarah Stasiun Cipeundeuy

Stasiun Kereta Cipeundeuy merupakan salah satu stasiun kereta tertua di Jawa Barat, diperkirakan sudah beroperasi sejak tahun 1893. Fakta menariknya, stasiun ini termasuk stasiun aktif tertinggi yang ketiga di Indonesia. Stasiun tersebut berada di ketinggian lebih dari 772 mdpl.

Dengan lokasinya ini, kereta akan melewati jalur terjal berupa tanjakan yang cukup curam dan melintasi turunan yang tajam setelahnya. Dengan ini, kereta wajib melakukan pengecekan.

Inilah kenapa setiap kereta yang melewati harus berhenti. Kereta akan diperiksa terkait kondisi rem dan/atau penambahan lokomotif.

Aturan pengecekan kereta api ini pun diberlakukan setelah terjadi peristiwa yang tragis di tahun 1995. Tepatnya di dekat Jembatan Trowek, kereta mengalami rem blong yang membuatnya terperosok kedalam jurang dan berakibat memakan banyak korban.

2. Layanan atau Rute Kereta

Sebagai stasiun kereta api kelas II, stasiun ini melayani banyak pemberhentian kereta dengan rute yang beragam. Beberapa rute keretanya ini adalah Pasarsenen, Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya. Mengutip laman traveloka.com, kereta yang biasa melewati stasiun ini adalah:

  • Kereta Api Kahuripan

  • Kereta Api Lodaya

  • Kereta Api Serayu

  • Kereta Api Mutiara Selatan

  • Kereta Api Malabar

  • Kereta Api Turangga

  • Kereta Api Turangga Panoramic

  • Kereta Api Argo Wilis

  • Kereta Api Argo Wilis Panoramic

  • Kereta Api Pasundan

  • Kereta Api Pangandaran

  • Kereta Api Pangandaran Panoramic

  • Kereta Api Kutojaya Selatan

3. Fasilitas dan Lokasinya

Stasiun kereta Cipeundeuy berlokasi di Desa Cikarang, Kec. Malangbong, Kab. Garut. Meskipun disebut sebagai stasiun kecil, stasiun kereta ini menyuguhkan fasilitas umum yang cukup memadai, di antaranya:

  1. Ruang tunggu, walaupun tidak besar tapi bisa untuk menunggu kereta yang akan datang.

  2. Musala di stasiun ini arsitekturnya estetik. Bagi umat muslim, bisa mampir untuk menjalankan salat.

  3. Toilet di stasiun ini bersih.

  4. Kios makanan dan minuman ada di area luar, jadi calon penumpang tidak perlu bingung apabila mau makan atau beli minum.

  5. Tersedia area parkir bagi penumpang yang membawa kendaraan atau sekadar drop off.

Baca juga: 3 Agen Travel Garut -Bandung untuk Kemudahan Perjalanan

Demikian singkat kisah sejarah dan fasilitas Stasiun Cipeundeuy di Garut. Selain melayani para penumpang, stasiun ini berperan penting terhadap keselamatan perjalanan kereta. (INE)