Konten dari Pengguna

Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung, Mengenang Pahlawan Jawa Barat

S

Seputar Bandung

Akun yang membahas tentang kota Bandung

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Bandung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Museum Mandala Wangsit Siliwangi, Bukan Tempat Sebenarnya                                Sumber Unsplash/Alif Zainuri
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Museum Mandala Wangsit Siliwangi, Bukan Tempat Sebenarnya Sumber Unsplash/Alif Zainuri

Saksi perjuangan pahlawan Jawa Barat dalam mempertahankan wilayahnya berada di Museum Mandala Wangsit Siliwangi. Museum ini menyimpan koleksi sisa perjuangan tentara dalam melawan penjajah.

Museum ini didedikasikan untuk mengenang semangat juang Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kodam Siliwangi. Perjuangan mereka menjadi bukti bahwa pengabdian bangsa dan semangat nasionalisme tidak pernah redup.

Museum Mandala Wangsit Siliwangi dan Sejarahnya

Ilustrasi Museum Mandala Wangsit Siliwangi, Bukan Tempat Sebenarnya Sumber Unsplash/Muhammad Iqbal

Bangunan museum didominasi warna putih dan hijau yang menjadi ciri khas prajurit berjiwa patriot. Dikutip dari Panduan Sang Petualang, Edi Dimyati (2014:90), Museum Mandala Wangsit Siliwangi diresmikan pada tanggal 23 Mei 1966, oleh Panglima Divisi Siliwangi ke 8, Kolonel Ibrahim Adjie.

Dibangun selama lima tahun, dari tahun 1910 hingga 1915, gedung seluas 1.674 m² ini, pada zaman kolonial adalah rumah tinggal seorang perwira Belanda. Bangunan ini kemudian diambil alih oleh pasukan Siliwangi untuk dimanfaatkan sebagai markas, dari tahun 1949 hingga 1950.

Markas ini pernah diserang oleh Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) Pimpinan Kapten Piere Raymon Westerling. Tepatnya pada tanggal 23 Januari 1942, pukul 9:00 pagi.

Sebanyak 97 prajurit gugur, termasuk Mayor Adolf Lembong beserta ajudannya. Sebagai penghormatan atas gugurnya para prajurit, jalan yang melintasi museum ini dinamakan Jalan Lembong.

Museum Mandala Wangsit Siliwangi dan Koleksinya

Ilustrasi Museum Mandala Wangsit Siliwangi, Bukan Tempat Sebenarnya Sumber Unsplash/Alluqna

Koleksi bersejarah yang dimiliki museum mampu membawa pengunjungnya kembali ke masa penjajahan. Benda bersejarah yang dipamerkan, antara lain:

  1. Museum ini menyimpan alat perang yang pernah digunakan oleh pasukan Divisi Siliwangi, mulai dari senjata primitif rakyat, seperti kujang, klewang, tombak, pedang, sampai senjata modern para prajurit TNI berupa bom molotov.

  2. Koleksi lain berupa bendera merah putih yang dikibarkan pertama kali di Alun-Alun Kota Bandung pada 17 Agustus 1945.

  3. Terdapat meja, kursi, teko, dan cangkir yang pernah dipergunakan para pejuang dan Proklamator saat mempersiapkan Proklamasi di Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945.

Jam Buka Museum Mandala Wangsit Siliwangi dan Lokasinya

Ilustrasi Museum Mandala Wangsit Siliwangi, Bukan Tempat Sebenarnya Sumber Unsplash/Raka Muhammad

Pengunjung dapat datang ke wisata sejarah ini, setiap hari Senin hingga Sabtu (Minggu tutup), mulai pukul 08:00 hingga 14:00 WIB.

Lokasinya ada di Jalan Lembong No.38, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat. Dari Lapangan Gasibu menuju Museum Mandala Wangsit Siliwangi, berjarak 2,4 km dengan waktu tempuh sekitar 7 menit berkendara.

Baca juga: Berapa Tiket Masuk Museum Geologi Bandung? Cek di Sini

Pengunjung hanya dikenakan donasi sukarela sebagai tiket masuk Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung. Museum ini juga menyediakan jasa pemandu untuk membawa pengunjung berkeliling dan menceritakan sejarahnya. (DIK)