10 Cara Menanam Katuk di Halaman Rumah yang Mudah dan Efektif

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanah pekarangan di halaman rumah pada umumnya digunakan untuk menanam tanaman hias, padahal bisa juga digunakan untuk menanam sayuran, misalnya katuk. Cara menanam katuk di halaman rumah yang mudah dan efektif dimulai dari memilih tunas katuk yang sehat dan bebas hama.
Dikutip dari buku Daun Katuk: Manfaat Kesehatan dan Penggunaannya karya Tresno Saras, tanaman katuk memiliki manfaat yang terkenal, yaitu memperlancar produksi ASI.
Selain itu, tanaman sayur katuk juga menjadi tanaman sayuran hijau yang awet disimpan dibanding jenis sayuran hijau lainnya karena memiliki daya tahan penyimpanan yang lebih lama.
Cara Menanam Katuk di Halaman Rumah
Berikut penjelasan bagaimana cara menanam katuk di halaman rumah dengan langkah-langkah yang mudah dan efektif.
1. Memilih Bibit atau Tunas Calon Tanaman
Pilihlah bibit atau tunas calon tanaman yang sehat, bebas hama, dan tidak terdapat cacat pada setiap bagiannya. Usia bibit atau indukan tunas katuk yang ideal, yaitu diantara enam hingga dua belas bulan.
2. Menyiapkan Media Tanam yang Tepat
Siapkan polybag untuk menempatkan media tanam tanaman katuk. Campurkan pupuk kandang pada tanah dengan takaran sama. Masukan ke dalam polybag, lalu tancapkan paling banyak dua batang tunas katuk dan siram hingga lembap.
3. Menanam di Lahan yang Bersih
Buatlah lubang persegi di lahan tanah yang sudah bersih dari gulma dan rumput liar dengan ukuran 30 cm di setiap sisinya. Beri pupuk pada lubang tersebut, lalu bibit atau tunas katuk dimasukkan dan ditutup dengan tanah yang tersedia.
4. Melakukan Teknik Penyulaman
Lakukan teknik penyulaman ketika tanaman katuk berusia tiga hingga empat pekan setelah waktu tanam. Ganti tanaman katuk yang tumbuh kurang baik dengan bibit atau tunas yang baru.
5. Menyiangi Gulma
Siangi gulma yang tumbuh di sekitar lahan untuk mencegah perebutan nutrisi tumbuhan katuk.
6. Menggemburkan Tanah
Gemburkan tanah dilakukan supaya mempermudah sirkulasi oksigen di dalam tanah sehingga tanaman katuk menjadi lebih sehat.
7. Melakukan Penyiraman
Lakukan penyiraman pada tanaman katuk secara rutin dan jangan sampai membanjiri tanah supaya akar tidak rusak.
8. Memberi Pupuk Cair
Semprotkan pupuk cair dengan kandungan unsur hara kalium dan nitrogen yang tinggi untuk membuat tanaman katuk segar dan hijau.
9. Mengendalikan Hama Penyakit
Waspada wereng hitam, ulat hijau, dan jamur yang dapat menyerang katuk dengan pengendalian manual sedini mungkin.
10. Melakukan Panen
Daun katuk dapat dipanen ketika sudah berusia delapan hingga lima belas bulan.
Demikian penjelasan mengenai cara menanam katuk di halaman rumah yang mudah dan efektif. (ARH)
