10 Ciri-ciri Kucing Diare dan Cara Mengatasinya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diare ternyata bukan hanya bisa menyerang manusia, tetapi juga menyerang hewan peliharaan, seperti kucing.
Ciri-ciri kucing diare salah satunya adalah frekuensi buang air besar yang meningkat drastis.
Untuk mengetahui ciri-ciri lainnya, simak dalam ulasan berikut ini.
10 Ciri-Ciri Kucing Diare
Dikutip dari Hidup Sehat Bersama Kucing Kesayangan karya Nurheti Yuliarti, (2013) diare adalah salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh kucing.
Diare ditandai dengan kotoran yang encer atau berair, frekuensi buang air besar yang meningkat, dan adanya lendir atau darah di tinja.
Masalah diare pada kucing sendiri bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi, keracunan, perubahan pola makan, atau penyakit kronis.
Berikut ini adalah ciri-ciri kucing diare yang perlu diketahui oleh pemiliknya.
Nafsu makan menurun
Air liur di mulut kucing
Kucing malas untuk bergerak
Kotoran berwarna merah, kuning, hijau, atau hitam
Kotoran berbau busuk
Kotoran mengandung lendir atau darah
Kucing mengejan saat buang air besar
Kucing muntah
Penurunan berat badan
Cara Mengatasinya Diare pada Kucing
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi diare pada kucing, antara lain:
Berikan makanan dalam porsi kecil tetapi sering. Makanan yang diberikan harus mudah dicerna dan rendah lemak, seperti daging ayam rebus tanpa tulang atau nasi putih. Hindari memberikan susu, makanan pedas, atau makanan yang mengandung gula.
Berikan air minum yang cukup dan bersih. Air minum bisa ditambahkan dengan elektrolit atau glukosa untuk mencegah dehidrasi. Jika kucing tidak mau minum, bisa disuapi dengan jarum suntik tanpa jarum.
Berikan probiotik atau prebiotik untuk membantu mengembalikan keseimbangan bakteri usus yang baik. Probiotik atau prebiotik bisa didapatkan dari produk khusus untuk kucing atau dari yogurt rendah lemak.
Berikan obat anti-diare sesuai dengan resep dokter hewan. Obat anti-diare bisa berupa antibiotik, antiparasit, antiinflamasi, atau obat pencahar. Ikuti petunjuk penggunaan dan dosis yang dianjurkan oleh dokter hewan.
Baca juga: Apakah Kucing Boleh Minum Kaldu Ayam? Ini Jawabannya
Demikian penjelasan mengenai ciri-ciri kucing diare dan cara mengatasinya. (WWN)
