Konten dari Pengguna

11 Obat Cacing Kucing Tradisional yang Aman dan Ampuh

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi obat cacing kucing tradisional. Foto: stevepb/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat cacing kucing tradisional. Foto: stevepb/Pixabay

Obat cacing kucing tradisional dapat diperoleh dengan mudah. Kucing pun bisa mengalami penyakit seperti cacingan yang harus segera ditangani.

Untuk mengatasi gangguan kesehatan tersebut, simak berbagai jenis obat cacing kucing tradisional yang mudah diperoleh seperti berikut ini.

Jenis Obat Cacing Kucing Tradisional

Ilustrasi obat cacing kucing tradisional. Foto: moho01/Pixabay

Menurut situs djkn.kemenkeu.go.id, memelihara kucing memiliki manfaat bagi kesehatan. Salah satunya, menurunkan risiko stres dan mengatasi kejenuhan.

Akan tetapi, dalam memelihara kucing, kesehatan dan kebersihan tubuh anabul harus diperhatikan. Dengan demikian, kucing tak akan mudah terjangkit sakit seperti cacingan.

Gejala kucing cacingan antara lain bulunya kusam, terdapat cacing pada kotoran atau muntahan kucing, warna gusi pucat, feses gelap dan lembek, serta bobot tubuh merosot meski nafsu makan kucing meningkat.

Berikut beberapa obat cacing kucing tradisional yang dapat dicoba.

1. Wortel

Sayuran berwarna oranye ini kaya kandungan vitamin A yang baik bagi kesehatan mata. Selain itu, wortel yang dihaluskan dengan air serta madu pun bisa mengatasi cacingan.

2. Biji Labu

Kandungan kukurbitasin dalam biji labu mampu melemahkan induk sekaligus telur cacing. Biji labu juga dapat mematikan parasit yang akan terbuang bersama kotoran.

3. Minyak Jarak

Minyak jarak yang dicampur air hangat serta sedikit madu cukup efektif untuk membunuh sekaligus mengeluarkan cacing serta telurnya lewat kotoran. Tidak hanya itu, minyak jarak juga mempunyai efek pencahar sekaligus pembersih saluran pencernaan.

4. Kunyit

Ekstrak kunyit bisa membunuh virus di saluran cerna. Cukup campurkan ekstrak kunyit dengan madu untuk diminumkan pada kucing. Pemberian obat tradisional ini disarankan pada malam hari sehingga pagi harinya cacing akan terbuang bersama kotoran.

5. Teh Chamomile

Teh chamomile bisa mengurangi gejala sakit akibat cacingan pada kucing. Pastikan membuat teh chamomile tanpa gula dan segera diberikan pada kucing. Perlu diketahui bahwa gula justru memperburuk keadaan kucing sehingga disarankan memberikan teh chamomile tawar.

6. Minyak Kelapa

Minyak kelapa murni yang dicampur dengan makanan maupun minuman kucing dapat membunuh cacing dalam pencernaan atau mengatasi kondisi cacingan pada kucing.

7. Sari Cuka Apel

Sari cuka apel berguna untuk meningkatkan kadar basa dalam usus kucing sehingga tak disukai cacing maupun parasit lain. Pemberian cuka apel ke dalam air minum kucing cukup ¼ atau 1 sendok teh saja.

8. Thyme

Tanaman thyme sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional serta penyedap rasa. Thyme disebut-sebut mampu menghilangkan parasit dalam saluran pencernaan hewan, termasuk kucing karena kandungan antiseptik yang kuat di dalamnya.

9. Air Garam

Air garam dapat mengurangi gejala infeksi cacing pada kucing. Cara memberikannya cukup dengan mencampurkan garam dalam air hangat lalu berikan pada kucing yang cacingan.

10. Daun Pepaya

Daun pepaya pun efektif dijadikan sebagai obat cacing kucing. Akan tetapi, daun pepaya perlu direbus lantas diambil airnya, baru diberikan pada kucing cacingan.

11. Kulit Mangga

Kulit mangga mengandung antelmintik yang mampu membunuh kuman, bakteri, serta larva cacing pada kucing.

Demikian beberapa jenis obat cacing kucing tradisional yang mudah ditemukan. Umumnya cacing akan keluar bersama kotoran setelah mengonsumsi obat cacing secara teratur. (DN)