12 Penyebab Lele Mati Perut Kembung dan Langkah Penanganannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selain mewaspadai serangan parasit dan virus, pembudidaya ikan lele juga perlu mencari tahu apa sebenarnya penyebab lele mati perut kembung. Hal ini karena kasus kematian lele dalam kondisi perut buncit belakangan cukup tinggi.
Dari buku Jurus Sukses Beternak Lele Sangkuriang, Nasrudin, dkk., (2014:119), dijelaskan bahwa salah satu tanda lele mengalami masalah pencernaan adalah bagian perutnya membuncit (kembung).
Perut lele kembung bukan berisi pakan, melainkan berisi angin dan cairan yang menghambat pergerakannya. Lele dengan kondisi demikian umumnya lebih sering terlihat mengambang di permukaan kolam.
Penyebab Lele Mati Perut Kembung
Beragamnya penyebab lele mati perut kembung membuat para pembudidayanya perlu waspada. Melakukan penanganan sesuai penyebabnya merupakan langkah terbaik yang perlu diambil. Lantas, apa saja penyebabnya? Langsung saja, simak ulasan berikut.
Infeksi bakteri jenis Aeromonas hydrophila.
Lele mengalami serangan asam lambung.
Serangan jamur yang berasal dari jenis Branchiomyces.
Infeksi parasit Dactylogyrus .
Kualitas air yang buruk.
Suhu air tidak stabil, terkadang sangat panas dan terkadang juga sangat dingin.
Kadar oksigen yang rendah.
Pakan tidak tepat.
Pemberian pakan terlalu banyak.
Pakan yang diberikan pada lele telah terkontaminasi bahan berbahaya.
Lele mengalami stres karena faktor lingkungan atau lainnya.
Kurangnya perawatan kolam.
Langkah Penanganan Lele Mati Perut Kembung
Berdasarkan penyebab lele mengalami perut kembung, penanganan yang perlu dilakukan perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Hal itu bertujuan agar penanganannya tepat sasaran dan masalahnya segera terselesaikan. Berikut pembahasan singkatnya:
Pakan yang diberikan pada lele harus sesuai takaran hariannya, tidak boleh terlalu banyak atau sedikit
Pantau kebersihan dan suhu air dalam kolam secara berkala
Beri lele vaksin untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka
Periksa kadar pH-nya apakah sudah sesuai dengan lingkungan hidup lele atau belum
Beri ikan lele probiotik yang berguna untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan
Pastikan kadar oksiden pada kolam tercukupi
Itulah ulasan mengenai penyebab lele mati perut kembung dan penangannya yang patut diketahui pengembangbiak lele.
Baca juga: 8 Ikan Hias yang Mudah Dibudidayakan untuk Pemula dan Tips Merawatnya
