13 Tanda-Tanda Anjing Keguguran dan Penanganannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kehamilan anjing menjadi momen yang menggembirakan bagi pemilik. Namun, jika tidak mendapatkan perawatan yang baik, anjing bisa mengalami keguguran. Lantas, apa saja tanda-tanda anjing keguguran?
Agar semakin paham, simak artikel ini!
Tanda-Tanda Anjing Keguguran
N.S. Budiana dalam buku berjudul Anjing menjelaskan bahwa keguguran pada anjing terjadi karena berbagai faktor, misalnya kadar nutrisi progesteron yang kurang, ada infeksi akibat suatu penyakit, atau anjing memang ingin menggugurkan kandungan sendiri.
Ketika anjing keguguran, inilah tanda-tandanya:
Tercium bau busuk dari vulva.
Sakit perut.
Keluar banyak cairan gelap kehijauan atau hitam, tebal, mengandung nanah, serta darah.
Kegagalan lahir dengan tepat waktu. Kehamilan anjing rata-rata 63 hari. Anak anjing dapat lahir 5 hari lebih cepat atau lebih lambat setelah periode tertentu.
Anjing mengalami demam.
Penurunan berat badan.
Anjing tampak lesu dan gelisah.
Anjing mengalami dehidrasi.
Jaringan plasenta maupun anjing berdarah gelap.
Muntah.
Muncul depresi.
Anak anjing keluar, tetapi tidak bernyawa.
Anjing berubah perilakunya yang sebelumnya tenang menjadi agresif.
Penanganan Anjing Keguguran
Inilah beberapa penanganan terhadap anjing keguguran, yaitu:
1. Membawa ke Dokter Hewan
Segera bawa anjing ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan medis. Anjing yang keguguran bisa mengakibatkan aborsi spontan alias resorpsi. Artinya, ada janin yang tertinggal dalam rahim anjing.
Tanda-tandanya adalah kontraksi, keputihan, serta jaringan plasenta maupun janin yang masih ada dalam rahim.
2. Memberikan Obat-Obatan Khusus
Anjing yang keguguran harus segera mendapatkan pengobatan. Inilah beberapa pengobatan medis yang perlu diketahui, yaitu:
Melakukan suntik estrogen.
Estrogen oral.
Prostaglandin F2 Alpha.
Deksametason.
Memberikan antibiotik.
3. Merawat Anjing Pasca Keguguran
Anjing yang mengalami keguguran bisa merasakan kehilangan anaknya. Mereka cenderung suka menyendiri, tidak mau makan, dan tidak mau bergabung dengan hewan lain.
Jika anjing mengalami hal ini, pemilik anjing harus memberikan dukungan. Contohnya, selalu berada di samping anjing dan mengelus lembut anjing agar tenang.
Berikan tempat tidur yang nyaman dan dekatkan tempat tidur di samping pemiliknya. Taruh tempat tidur anjing pada lokasi yang tenang dan tidak bising. Dengan demikian, anjing bisa lebih tenang. Berikan juga makanan dan minuman agar anjing tidak kelaparan.
Itulah tanda-tanda anjing keguguran dan penanganannya yang benar. Semoga membantu! (eK)
