2 Cara Menanam Semangka dalam Pot agar Berbuah Manis

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semangka termasuk golongan buah segar yang digemari karena menyegarkan dan rasanya manis. Meski identik sebagai buah yang ditanam di kebun luas, semangka juga bisa dibudidayakan dengan cara menanam semangka dalam pot agar berbuah manis.
Dikutip dari hortikultura.pertanian.go.id, buah semangka yang sering dibudidayakan di Indonesia adalah jenis semangka merah dan semangka kuning. Dengan melakukan cara perawatan yang benar, semangka yang tumbuh di dalam pot bisa berbuah manis dan berkualitas.
Cara Menanam Semangka dalam Pot agar Berbuah Manis
Berikut ini adalah beberapa cara menanam semangka dalam pot agar berbuah manis, dengan sederhana dan mudah.
1. Persiapan Pot, Media Tanam, dan Bibit
Pilih pot yang besar dengan diameter sekitar 40–50 cm dan kedalaman 50 cm. Hal ini bertujuan agar akar dapat tumbuh maksimal. Pembudidaya juga bisa menggunakan pot plastik, bekas karung, drum bekas, atau ember besar yang sudah diberi lubang drainase.
Sebagai media tanam, campurkan tanah yang gembur, sekam padi, dan pupuk kandang menggunakan perbandingan 2:1:1. Media seperti ini bisa menyimpan air dengan baik dan tidak menyebabkan akar tergenang.
Pilih bibit yang unggul seperti semangka jenis hibrida atau semangka mini, yang cocok ditanam di dalam pot. Semai benih semangka terlebih dahulu dalam polybag berukuran kecil. Setelah muncul 2–3 helai daun sejati, pindahkan bibit semangka ke dalam pot utama yang sudah disiapkan.
Letakkan pot di tempat terbuka yang terkena cahaya matahari langsung, setidaknya minimal 6–8 jam per hari. Semangka sangat membutuhkan cahaya untuk berfotosintesis dan pematangan buah.
2. Pemangkasan Tunas dan Perawatan Berkala
Agar semangka bisa tumbuh menjadi buah yang manis, perawatan rutin yang konsisten sangat diperlukan. Siram semangka secara teratur, terlebih saat pagi dan sore hari.
Akan tetapi jangan terlalu menyiram banyak baik, agar tidak membuat akar semangka membusuk. Setelah tanaman semangka mulai merambat, berikan penyangga dan arahkan sulur ke tanah.
Tambahkan pupuk NPK seimbang setiap dua minggu sekali. Saat tanaman mulai berbunga, tambahkan pupuk yang mengandung kalium untuk mendukung pematangan buah.
Perhatikan tunas-tunas yang tidak produktif dan pangkas. Biarkan 1–2 buah saja yang tumbuh dalam satu tanaman agar nutrisi dalam tanaman bisa terkonsentrasi.
Tambahkan alas di bawah buah semangka saat mulai membesar, agar tidak menyentuh tanah secara langsung atau media yang lembap. Hal ini untuk mencegah adanya pembusukan.
Dengan langkah-langkah di atas, semangka dapat tumbuh subur dan berbuah manis meskipun ditanam dalam pot. Dengan menerapkan cara menanam semangka dalam pot agar berbuah manis ini, setiap orang dapat menikmati hasil panen dari kebun sendiri. (Zen)
Baca Juga: Cara Menanam Buah dalam Pot dengan Hasil Melimpah
