2 Cara Menetaskan Telur Jangkrik dengan Mudah dan Tepat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi para pembudidaya jangkrik, salah satu hal yang perlu diketahui adalah cara menetaskan telur jangkrik. Ada dua jenis media yang bisa digunakan, yaitu pasir dan kertas.
Marhaendrik dan Wahyuningrum dalam Pengaruh Jenis Pakan yang Berbeda terhadap Asupan Pakan dan Produktivitas Jangkrik (Grillus Mitratus) menyebutkan bahwa media yang sering digunakan untuk menetaskan telur jangkrik adalah pasir.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara menetaskan telur jangkrik, simak artikel berikut ini.
Cara Menetaskan Telur Jangkrik
Pada dasarnya, proses penetasan telur jangkrik cenderung mudah dan cepat. Hanya saja, apabila tidak diperlakukan secara tepat, anakan jangkrik bisa saja tidak memuaskan.
Itulah mengapa, mengetahui cara menetaskan telur jangkrik yang tepat adalah hal penting. Berikut ini adalah beberapa cara menetaskan telur jangkrik yang bisa dilakukan.
1. Media Pasir
Salah satu cara menetaskan telur jangkrik adalah menggunakan media pasir. Media ini cenderung aman dan cocok untuk pemula.
Adapun beberapa cara menetaskan telur jangkrik menggunakan media pasir adalah.
Siapkan terlebih dahulu telur jangkrik yang belum menetas, semprotan burung, pasir, dan nampan.
Sebaiknya, menggunakan media pasir halus yang telah diayak dan steril dari jamur maupun kotoran. Di samping itu, jaga kelembapan pasir agar tidak kering maupun basah.
Apabila sudah, masukkan pasir ke dalam wadah nampan dengan ketebalan 2-3 cm.
Setelah itu, letakkan telur jangkrik di atasnya dan ratakan.
Selanjutnya, masukkan lagi pasir untuk menutup telur jangkrik, tetapi jangan terlalu tebal. Kamu bisa menutupnya dengan samar-samar sehingga saat menetas, anak jangkrik dapat keluar dengan mudah.
Kemudian, semprotkan menggunakan semprotan burung yang telah disiapkan secara perlahan-lahan.
Simpan wadah pasir tersebut ke dalam kotak, lalu tutup menggunakan koran.
Pantau secara rutin dan semprot kembali per 3 hari.
Apabila usia telur sudah mencapai 7 hari, maka telur bisa menetas dengan baik. Di samping itu, telur juga bisa menetas di atas 10 hari, tergantung kondisinya.
2. Media Kertas
Cara menetaskan telur jangkrik berikutnya adalah menggunakan media kertas atau koran. Adapun beberapa langkah penetasan telur jangkrik menggunakan kertas adalah.
Siapkan koran atau kertas, telur jangkrik yang sudah tua, semprotan burung, dan kotak penetasan.
Letakkan kertas atau koran terlebih dahulu, lalu sebar telur jangkrik di atasnya.
Apabila telur sudah diletakkan, silakan semprot menggunakan semprotan burung untuk menjaga kelembapannya.
Aduk pula telurnya agar semprotan merata dan tidak menempel pada koran.
Apabila sudah, pindahkan ke koran baru dan lapisi dengan beberapa lembar kotan, lalu ikat ujungnya, tetapi jangan terlalu ditekan.
Setelah itu, masukkan ke dalam kotak penetasan dan buka ikatannya setiap hari untuk disemprot kembali.
Apabila sekitar 5-10% telur sudah menetas, maka bisa ditaburkan ke koran baru tanpa harus diikat.
Kamu juga bisa menaburkan pakan di sekitar telur dan tambahkan irisan batang pisang.
Jangan lupa untuk menutup kotak penetasan dengan rapat untuk menjaga suhunya.
Demikian penjelasan mengenai cara menetaskan telur jangkrik. [ENF]
