2 Cara Pemijahan Ikan Molly secara Alami

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ikan molly adalah jenis ikan hias air tawar yang banyak disukai kalangan pecinta dunia akuarium. Perawatan ikan ini relatif mudah, termasuk cara pemijahan ikan molly secara alami yang bisa diterapkan siapa saja.
Dikutip dari jurnal-iktiologi.org, ikan ini memiliki warna yang cantik, dan dikenal mudah dalam berkembang biak. Cara reproduksi ikan ini pun dapat berlangsung secara alami dan cukup cepat.
Cara Pemijahan Ikan Molly Secara Alami
Berikut ini ada beberapa cara pemijahan ikan molly secara alami yang bisa diterapkan oleh penggemar ikan ini.
1. Pemijahan di dalam Akuarium Khusus
Cara yang sering digunakan adalah menggunakan akuarium khusus untuk pemijahan. Dalam metode ini, ikan molly jantan dan betina dipisahkan terlebih dahulu selama beberapa hari agar kondisi pemijahan masing-masing lebih optimal.
Setelah itu, ikan betina yang tampak sudah matang dan perutnya membesar, dipindahkan ke akuarium pemijahan bersama dengan seekor jantan.
Sebaiknya, akuarium berukuran minimal 40x30x30 cm yang dilengkapi dengan tanaman air sebagai tempat untuk berlindung. Suhu air yang ideal berkisar antara 26–28°C dengan pH netral.
Proses pemijahan terjadi selama 1–3 hari. Setelah terjadi perkawinan, ikan molly betina akan mengandung selama 3–4 minggu sebelum akhirnya melahirkan anak-anak ikan secara langsung (ovovivipar).
Setelah itu, penting untuk memisahkan induk betina dari anakan molly setelah melahirkan agar tidak dimangsa.
2. Pemijahan di Akuarium Bersama
Cara kedua adalah pemijahan secara alami dalam akuarium bersama. Dalam metode ini, molly jantan dan betina dibiarkan hidup bersama dengan jenis ikan lainnya.
Pada umumnya, apabila kondisi airnya baik dan nutrisinya tercukupi, ikan molly akan kawin dan berkembang biak dengan sendirinya.
Akan tetapi, kelemahan dari metode ini adalah tingginya risiko anakan ikan dimangsa oleh ikan lain. Oleh karena itu, disarankan menyediakan tanaman air yang lebat sebagai tempat persembunyian agar dapat bertahan hidup hingga cukup besar untuk dipisahkan.
Pemijahan ikan ini secara alami bisa dilakukan dengan dua cara utama, yaitu melalui akuarium khusus atau di akuarium bersama. Kunci utamanya agar berhasil terletak pada kualitas air, suhu, dan pakan yang memadai, serta tempat berlindung untuk anak ikan setelah dilahirkan oleh betina.
Dengan melakukan cara pemijahan ikan molly secara alami yang tepat, ikan ini bisa berkembang biak dengan cepat dan mempercantik akuarium secara alami. (Win)
Baca Juga: Daftar Ikan Air Tawar Endemik Indonesia yang Menunjukkan Keanekaragaman Hayati
