Konten dari Pengguna

2 Cara Pemupukan Organik pada Tanaman Sayur dan Buah

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Pemupukan Organik, Pexels/Anna Shvets
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Pemupukan Organik, Pexels/Anna Shvets

Penggunaan pupuk organik dapat diaplikasikan ke berbagai jenis tanaman sayur dan buah. Cara pemupukan organik tentu memiliki manfaat yang baik bagi tanaman.

Manfaat pupuk organik bagi tanaman terangkum dalam buku Pemanfaatan Nilai Tambah Bahan Lokal sebagai Pupuk Organik, Sulmi, Dr. Amalia Noviyanty, SP., M.Si (2023:5).

Dalam buku tersebut, manfaat pupuk organik di antaranya memperbaiki struktur tanah, menaikan bahan serap tanah terhadap air, menaikan kondisi kehidupan di dalam tanah, dan sebagai sumber zat makanan bagi tanaman.

Kandungan Unsur Aktif Pupuk Organik

Ilustrasi Unsur Aktif Pupuk Organik, Pexels/EqualStock IN

Sebelum mengetahui tata cara pemupukan pada tanaman sayur dan buah, ada baiknya mengetahui komposisi nitrogen (N), fosfor (P) dan kalium (K) pada pupuk organik yakni pupuk kandang dan pupuk kompos.

Pupuk kompos atau pupuk kandang sebenarnya hanya memiliki sedikit nutrisi sehingga tidak akan mencukupi kebutuhan tanaman.

Namun demikian, pupuk organik memiliki peranan lain dari material yang terkandung, seperti senyawa kimia humic dan fulvic, serta aktivitas berbagai jenis mikroba yang terkandung pada pupuk kandang dan kompos.

Berikut adalah tabel yang menggambarkan kandungan senyawa pada berbagai jenis pupuk organik.

Sumber: Pemanfaatan Nilai Tambah Bahan Lokal Sebagai Pupuk Organik, Sulmi, Dr. Amalia Noviyanty, SP., M.Si

Tindakan pemupukan untuk menyetarakan kebutuhan N yang terkandung pada pupuk anorganik memerlukan kotoran unggas, kotoran sapi, dan kompos yang jumlahnya besar. Hal ini tentu saja dikaitkan dengan faktor biaya. Untuk mengurangi biaya tersebut, dilakukan kombinasi saat pemupukan.

Cara Pemupukan Organik pada Tanaman Sayur dan Buah

Ilustrasi Cara Pemupukan Organik, Pexels/EqualStock IN

Berikut adalah cara pemupukan organik pada jenis tanaman sayur dan buah secara umum. Informasinya berdasarkan buku Panduan Penggunaan Pupuk Organik, Untung Suwahyono (2017:67-76).

1. Pemupukan pada Tanaman Sayur

Cara penggunaan pupuk organik bisa dilakukan dengan pemupukan organik terukur. Caranya tidak berbeda dengan pemupukan anorganik, yaitu dilakukan secara berkala atau bertahap.

Terdapat tabel komposisi dan dosis pemberian pupuk pada tanaman sayuran.

Sumber: Panduan Penggunaan Pupuk Organik, Untung Suwahyono
  • Dosis: tabel di atas merupakan anjuran dosis NPK terukur dengan menggunakan pupuk organik sesuai dengan ketentuan rekomendasi dengan formulasi NPK (23-9-8) dan kandungan nutrien terukur NPK (10-3-2) untuk jenis tanaman sayuran.

  • Cara pemupukan tanaman sayuran berumur pendek: pemupukan awal sebaiknya diberikan pada saat pengolahan tanah. Pemberiannya dengan cara disebar dan dicampurkan merata pada lahan yang telah diolah.

  • Pupuk berbentuk pelet: dibiarkan terlebih dahulu selama satu minggu supaya menyatu dengan tanah.

  • Pupuk cair: dapat diberikan 1/2 dari dosis yang ditentukan dengan cara disiramkan di sekitar tanaman. Selebihnya, diberikan pada saat menjelang pembungaan dan pemasakan buah.

  • Khusus untuk tanaman yang berumbi: tanaman seperti bawang merah dan wortel, sebaiknya diberikan 1/2 dari dosis pada awal tanam dan sisanya diberikan pada saat kebutuhan untuk pembesaran umbi.

2. Pemupukan Pada Tanaman Buah

Selain pada tanaman sayuran, tanaman buah juga memiliki dosis dan cara pemupukan yang berbeda. Berikut adalah tabel dosis pemberian pupuk pada tanaman buah.

Sumber: Panduan Penggunaan Pupuk Organik, Untung Suwahyono
  • Dosis: tabel di atas merupakan anjuran dosis NPK terukur untuk tanaman buah dengan pupuk organik terukur sesuai ketentuan rekomendasi dengan formulasi NPK (23-9-8) dan kandungan nutrien terukur NPK (10-3-2).

  • Cara pemupukan untuk tanaman buah berumur panjang: pemupukan awal dapat diberikan pada saat tanam sekitar 200 g, kemudian pada saat pertumbuhan diberikan secara bertahap.

  • Cara memupuknya adalah dengan membenamkan pupuk ke dalam tanah di sekitar akar agar lebih efektif dan efisien.

Khusus untuk tanaman yang menjalar, seperti melon dan semangka, pemupukan dilakukan di awal pengolahan tanah kira-kira 1/2 dosis. Selebihnya, diberikan pada saat menjelang pembungaan dan pembesaran buah.

Demikian cara pemupukan organik pada tanaman sayur dan buah. Tabel dosis unsur aktif nitrogen (N), fosfor (P) dan kalium (K) bisa dijadikan acuan dosis pemberian pupuk organik pada tanaman. (BrenF)

Baca juga: Cara Menanam Durian dalam Pot agar Cepat Berbuah di Lahan Terbatas