2 Cara Pengendalian Penyakit Blas pada Tanaman Padi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara pengendalian penyakit blas pada tanaman padi menjadi penting karena penyakit ini sering menyerang tanaman padi dan menyebabkan kerugian yang cukup besar.
Penyakit blas disebabkan oleh jamur Magnaporthe oryzae, yang dapat menyerang bagian daun, leher malai, dan batang. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini bisa mengakibatkan penurunan produktivitas yang signifikan pada lahan pertanian padi.
Cara Pengendalian Penyakit Blas pada Tanaman Padi dengan Teknik Kultur Teknis
Cara pengendalian penyakit blas pada tanaman padi yang pertama adalah dengan menerapkan teknik kultur teknis. Salah satu langkah preventif yang dapat diambil adalah dengan menanam varietas padi yang tahan terhadap penyakit blas.
Berdasarkan buku Penyakit Tanaman Padi, Supriyadi, 2016:65, disebutkan bahwa varietas tahan blas seperti Inpari 30 dapat mengurangi risiko serangan jamur.
Penggunaan benih unggul ini telah terbukti membantu petani dalam mencegah penyebaran penyakit pada tanaman padi.
Selain itu, pengaturan pola tanam yang tepat, seperti rotasi tanaman dan jarak tanam yang ideal, juga berperan penting.
Tanaman padi yang ditanam terlalu rapat akan membuat sirkulasi udara buruk, sehingga menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan jamur.
Oleh karena itu, jarak tanam yang baik dan perawatan lahan yang optimal merupakan cara pengendalian penyakit blas pada tanaman padi yang efektif.
Cara Pengendalian Penyakit Blas pada Tanaman Padi dengan Fungisida
Cara pengendalian penyakit blas pada tanaman padi yang kedua adalah dengan menggunakan fungisida. Aplikasi fungisida yang tepat, seperti berbasis bahan aktif tricyclazole, dapat membantu mengendalikan penyebaran jamur pada tanaman.
Dikutip dari buku Pengendalian Hama dan Penyakit pada Tanaman Padi, Hartono, 2018:88, penggunaan fungisida harus dilakukan secara selektif dengan dosis yang tepat untuk menghindari resistensi jamur terhadap bahan kimia tersebut.
Cara pengendalian penyakit blas ini bisa melalui penggunaan fungisida juga harus diimbangi dengan monitoring kondisi tanaman secara berkala.
Petani disarankan untuk menerapkan strategi yang menggabungkan antara penggunaan varietas tahan penyakit dengan aplikasi fungisida yang tepat.
Dengan menerapkan kedua cara pengendalian penyakit blas pada tanaman padi tersebut, yaitu teknik kultur teknis dan fungisida, diharapkan tanaman padi dapat terhindar dari serangan jamur yang merugikan.
Metode pengendalian yang baik akan membantu meningkatkan produktivitas lahan dan menjaga kualitas hasil panen. (Anggie)
Baca Juga: 3 Manfaat EM4 untuk Tanaman Padi, Rahasia Sukses Petani
