2 Cara Pruning Pohon Mangga agar Berbuah Lebat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pohon mangga adalah tanaman buah yang banyak dijumpai di berbagai daerah Indonesia. Agar pohon mangga bisa berbuah manis, perlu diterapkan cara pruning pohon mangga agar berbuah lebat.
Dikutip dari www.industry.mangoes.net.au, mangga memiliki buah yang manis dan kaya vitamin. Pohon mangga yang masih muda harus di-pruning setiap kali pertumbuhan tunas (flush). Ini bertujuan untuk memaksimalkan percabangan dan ujung-ujung tempat berbuah.
Cara Pruning Pohon Mangga agar Berbuah Lebat
Berikut adalah cara pruning pohon mangga agar berbuah lebat, dan mendapatkan hasil panen yang menyenangkan hati.
1. Pruning Bentuk (Formative Pruning) untuk Pohon Muda
Pruning bentuk dilakukan sejak pohon mangga masih berusia muda sekitar 6–12 bulan. Tujuannya adalah untuk membentuk struktur tajuk yang ideal, supaya cahaya matahari bisa menembus ke seluruh bagian tanaman.
Pruning seperti ini juga membantu pertumbuhan batang utama yang kuat, dan mengurangi percabangan pohon yang tidak perlu.
Langkah-langkahnya dengan memilih batang utama yang akan dijadikan poros tengah pohon. Pangkas tunas-tunas sampingnya yang tumbuh di bawah ketinggian 50–60 cm dari permukaan tanah.
Sisakan 3–5 cabang utama yang tumbuh menyebar secara merata untuk membentuk kerangka pohon.
Dengan struktur tajuk yang baik, pohon mangga akan tumbuh dengan seimbang dan tidak terlalu rimbun.
2. Pruning Produksi setelah Panen
Setelah panen selesai, pohon mangga harus diremajakan lagi agar siap memproduksi buah kembali di musim berikutnya.
Pruning produksi adalah melakukan pemangkasan pada cabang tua, kering, atau yang sudah tidak produktif berbuah lagi.
Cabang seperti ini akan membebani tanaman dan dapat menghambat pertumbuhan cabang baru yang subur.
Langkah-langkahnya dengan memotong cabang yang terlalu rapat atau saling bersilangan. Pangkas ranting kecil yang tumbuhnya ke arah dalam tajuk pohon. Buang cabang yang diganggu penyakit atau hama.
Pruning produksi dapat merangsang pertumbuhan tunas baru yang sehat. Tunas ini nantinya akan menjadi tempat munculnya bunga dan buah yang baru.
Selain itu, sirkulasi udara dan pencahayaan yang lebih baik akan menekan risiko serangan penyakit.
Dengan menerapkan cara pruning pohon mangga di atas, siapapun bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas buah dengan signifikan. (Win)
Baca Juga: 3 Cara Menanam Bibit Mangga Miyazaki
