2 Cara Semai Cengkeh di Kebun dengan Benar

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cengkeh adalah komoditas rempah yang dibudidayakan di Indonesia karena bernilai tinggi. Dalam prosesnya, cara semai cengkeh di kebun memiliki teknik khusus yang perlu diketahui.
Dikutip dari www.thespruce.com, cengkeh atau Syzygium aromaticum termasuk dalam keluarga Myrtaceae (mirtle) dengan ukuran tinggi 15-30 kaki, dan lebar 10-20 kaki untuk tanaman dewasa.
Tanaman ini sering digunakan sebagai bahan baku industri rokok dan makanan. Cengkeh juga memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.
Cara Semai Cengkeh di Kebun dengan Benar
Berikut adalah cara semai cengkeh yang bisa diterapkan di kebun, agar tanaman bisa tumbuh sehat dan hasil memuaskan.
1. Penyemaian dengan Biji Cengkeh Segar
Menyemai cengkeh dari biji adalah langkah penting. Perlu diketahui bahwa biji cengkeh sangat sensitif dan harus segera disemai setelah dipanen. Karena jika tidak segera disemai, cengkeh akan kehilangan daya tumbuhnya.
Pilih biji cengkeh dari buah matang penuh dengan warna merah keunguan. Hindari memilih biji dari buah yang rusak atau kering.
Kupas kulit luar buah, kemudian ambil bijinya. Rendam biji cengkeh ke dalam air bersih selama 24 jam, untuk mempercepat proses perkecambahan.
Siapkan media semainya, yaitu tanah gembur, kompos, dan pasir yang dicampur dengan perbandingan 2:1:1. Kemudian tanam biji cengkeh secara horizontal sedalam 1–2 cm, tutup tipis dengan tanah.
Letakkan di tempat teduh dan lembap, kemudian sirami dengan rutin. Tunggu selama 3–5 minggu, hingga biji cengkeh mulai berkecambah.
Setelah bibit tumbuh sampai berukuran 20–30 cm dan mempunyai 4–5 helai daun, tanaman cengkeh bisa dipindahkan ke lahan kebun.
2. Penyemaian dengan Teknik Cangkok atau Vegetatif
Selain dari menyemai bijinya, cengkeh juga bisa diperbanyak dengan metode cangkok. Cara ini memang jarang digunakan tetapi cukup efektif untuk mempertahankan keunggulan tanaman induk cengkeh.
Pilih cabang yang sehat, tidak terlalu tua, dan diameternya seukuran pensil. Sayat kulitnya dengan ukuran 5–10 cm.
Kemudian bersihkan lendir hingga kering dan balut dengan campuran tanah humus dan sekam basah, lalu bungkus menggunakan plastik transparan. Jaga kelembapan pada media cangkok dengan menyiramnya secara rutin.
Dalam jangka 2–3 bulan, akar akan mulai tampak. Potong batang dan tanamlah di media semai, hingga kuat sebelum dipindahkan ke tanah perkebunan.
Cara semai cengkeh cengkeh bisa dilakukan melalui biji atau teknik vegetatif seperti cangkok. Keduanya memerlukan ketelitian dan media tanam yang pas, agar bibit cengkeh bisa tumbuh optimal. (Win)
Baca Juga: 3 Cara Mengusir Kelelawar di Pohon Jambu Air
