Konten dari Pengguna

2 Ciri-Ciri Daging Kambing Tidak Layak Konsumsi dan Sudah Tidak Segar

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Daging Kambing Tidak Layak Konsumsi, Foto: Pexels/Abdulrhman Alkady
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Daging Kambing Tidak Layak Konsumsi, Foto: Pexels/Abdulrhman Alkady

Daging kambing menjadi salah menu utama saat perayaan Iduladha. Namun, sebelum Memasak daging ini, penting juga mengetahui ciri-ciri daging kambing tidak layak konsumsi dan sudah tidak segar.

Dikutip dari situs unair.ac.id, daging kambing menjadi pilihan yang kurang populer dibandingkan daging sapi atau ayam dalam menu harian.

Di momen istimewa Iduladha, daging kambing kerap menjadi hidangan favorit yang disajikan dengan cita rasa khas. Tak hanya lezat, daging kambing juga kaya akan nutrisi dan memiliki berbagai manfaat baik untuk kesehatan.

Ciri-Ciri Daging Kambing Tidak Layak Konsumsi

Ilustrasi Ciri-Ciri Daging Kambing Tidak Layak Konsumsi, Foto: Pexels/Pixabay

Ciri-ciri daging kambing tidak layak konsumsi dan sudah tidak segar yang dikutip dari situs motherearthnews.com, yaitu sebagai berikut:

1. Berbau Tak Sedap

Meskipun perubahan bau mungkin merupakan salah satu gejala daging busuk, itu bukan satu-satunya tanda yang harus diwaspadai.

Jika daging berbau sangat menyengat, maka benar untuk membuangnya, tetapi meskipun baunya normal, daging tersebut bisa saja sudah busuk.

2. Terdapat Bakteri

Daging adalah tempat bermain yang sesungguhnya bagi bakteri dan jamur dan dapat menimbulkan masalah keamanan pangan jika tidak ditangani dengan benar.

Menurut Marianne Gravely di Departemen Pertanian AS, dua jenis bakteri yang berbeda mempengaruhi daging, yaitu bakteri patogen, jenis yang dapat menyebabkan keracunan makanan, dan bakteri pembusuk, jenis yang dapat tumbuh bahkan pada suhu dingin.

Bakteri pembusuk dapat menyebabkan makanan memburuk dan mengembangkan bau, rasa, dan tekstur yang tidak menyenangkan.

Namun, bakteri patogen dapat tumbuh dengan cepat di "zona bahaya" — kisaran suhu antara 40 dan 140 derajat Fahrenheit — dan indra manusia tidak akan dapat mendeteksi keberadaannya, kata Gravely.

Menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, daging mentah yang sepenuhnya dicairkan akan tetap aman untuk dimakan jika disimpan di lemari es untuk batas waktu tertentu.

Daging giling mentah, unggas, dan makanan laut akan bertahan selama satu hingga dua hari. Sedangkan untuk daging panggang mentah, steak, dan daging iga akan disimpan selama tiga hingga lima hari.

Adapun seperti daging, unggas, dan makanan laut yang dimasak akan baik selama tiga hingga empat hari. Semua daging akan tetap aman hampir tanpa batas waktu dan mempertahankan rasanya hingga satu tahun jika di dalam freezer.

Itulah ciri-ciri daging kambing tidak layak konsumsi dan sudah tidak segar. Penanganan yang tidak tepat dapat meningkatkan populasi bakteri secara signifikan dan tingkat daging menjadi tidak aman untuk dimakan. (IF)

Baca juga: 5 Ciri Khas dari Daging Kambing dan Daging Sapi, Ketahui agar Tak Keliru