3 Cara Cangkok Duku dengan Tepat untuk Bibit Berkualitas

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman duku atau Lansium domesticum merupakan jenis tanaman buah tropis. Untuk mendapatkan bibit yang unggul dan cepat berbuah, teknik perbanyakan secara vegetatif seperti cara cangkok duku menjadi pilihan terbaik.
Dikutip dari buku berjudul Perbanyakan dan Budidaya Tanaman Buah-buahan, 2002, 2, teknik cangkok membantu tanaman baru tumbuh dengan sifat yang sama seperti induknya. Selain itu cangkok juga dapat menghasilkan buah dalam waktu lebih singkat dibandingkan biji.
Cara Cangkok Duku dengan Tepat
Buah duku banyak digemari banyak orang di Indonesia karena rasanya yang manis dan segar. Untuk itu, cara cangkok duku yang tepat berikut ini perlu diketahui.
1. Pilih Batang Induk Sehat dan Sering Berbuah
Pilih batang induk pohon duku yang diketahui sering berbuah dan sehat. Perhatikan cabangnya, pilih yang tidak terlalu tua atau terlalu muda.
Pilih batang yang memiliki diameter sekitar 2-3 cm, dan berada pada posisi yang mudah dijangkau. Pastikan cabang tersebut memiliki pertumbuhan daun yang baik dan bebas dari hama penyakit. Pohon induk yang sehat akan semakin besar kemungkinan cangkokannya berhasil tumbuh secara optimal.
2. Kupas Kulit Batangnya dan Olesi Zat Perangsang Akar
Kupas kulit batang sepanjang 5–10 cm secara melingkar sampai terlihat bagian kayunya. Bersihkan lendir pada bagian yang sudah dikupas agar tidak terjadi infeksi jamur.
Untuk mempercepat proses pertumbuhan akarnya, oleskan zat perangsang akar alami seperti air rendaman bawang merah atau root booster pada bagian yang sudah dikupas. Langkah ini membantu akar cepat tumbuh dan kuat.
3. Bungkus dengan Media dan Biarkan Akar Tumbuh
Siapkan media cangkok seperti campuran tanah gembur dan pupuk kandang. Tempelkan media cangkok pada bagian batang yang sudah dikupas.
Kemudian bungkus menggunakan plastik bening atau sabut kelapa, ikat rapat bagian atas dan bawahnya. Pastikan media tersebut tetap lembab dengan menyiram secukupnya setiap 3–4 hari.
Setelah 1–2 bulan, periksa pertumbuhan akarnya. Apabila akar sudah cukup banyak dan kuat, potong cangkokan dan tanam di polybag, atau langsung di lahan.
Dengan melakukan cara cangkok duku di atas, siapapun bisa menghasilkan buah duku yang berkualitas dan siap ditanam. Metode ini efektif untuk memperbanyak duku secara cepat dan menjaga kualitas buah yang dihasilkan. (Win)
Baca Juga: Kenapa Pohon Alpukat Banyak Ulat? Ini Penjelasannya
