Konten dari Pengguna

3 Cara Melakukan Stek Tanaman yang Mudah agar Makin Subur

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana cara melakukan stek tanaman. Sumber: Cats Coming/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana cara melakukan stek tanaman. Sumber: Cats Coming/pexels.com

Stek tanaman adalah salah satu cara perbanyakan vegetatif yang biasa dilakukan untuk membuat pertumbuhan tanaman lebih cepat.

Suhartanto dalam Metode, Manfaat dan Keunggulan Perbanyakan Tanaman Pepaya dengan Stek, mengungkapkan jika stek memiliki beberapa keunggulan terhadap pertumbuhan tanaman.

Lantas, bagaimana cara melakukan stek tanaman? Untuk mengetahui jawabannya, simak artikel berikut.

Cara Melakukan Stek Tanaman

Ilustrasi bagaimana cara melakukan stek tanaman. Sumber: Sasha Kim/pexels.com

Bagi yang suka berkebun, pasti sudah tidak asing dengan istilah stek tanaman. Stek adalah cara perbanyakan tanaman vegetatif tanpa melalui perkawinan.

Metode tersebut memiliki manfaat untuk membuat tanaman lebih subur dan bisa mendapatkan bibit tanpa melalui benihnya.

Berikut cara melakukan stek tanaman:

1. Melalui Daun

Salah satu cara melakukan stek tanaman adalah melalui daun. Sejumlah jenis tanaman kayu bisa dikembangbiakkan menggunakan stek daun.

Adapun beberapa cara melakukan stek tanaman dari daun adalah:

  • Pilih daun yang sehat dan ambil batangnya sekitar 1 hingga 1 1/2 inci.

  • Apabila sudah dipotong, bagian daun perlu direndam dengan larutan auksin menggunakan ukuran 100-200 cc per liter air.

  • Selanjutnya, pindahkan ke pot berlubang yang telah diisi tanah dengan campuran pupuk kandang.

  • Pastikan untuk mengisinya sebanyak 3/4 wadah saja dan satu tempat untuk satu daun.

  • Jika sudah, simpan pot di tempat teduh dan jauhkan dari sinar matahari langsung.

2. Melalui Batang

Cara melakukan stek tanaman berikutnya adalah melalui batang. Cara ini termasuk metode yang paling populer, khususnya bagi tanaman hias dan berkayu.

Adapun beberapa cara melakukan stek tanaman dari batang adalah.

  • Pilihlah batang yang sehat dan tidak mempunyai tunas.

  • Setelah itu, ambil stek batang dengan panjang sekitar 3 hingga 6 inci. Ukuran tersebut akan lebih pendek jika tanaman berukuran kecil. Jangan lupa untuk menyertakan ujung batang dan 2-3 set daun terpasang.

  • Kemudian, buang bagian bawah daun untuk menumbuhkan akar baru.

  • Selanjutnya, ujung batang yang baru dipotong bisa dicelupkan menggunakan gel rooting. Hal ini berfungsi untuk menutup jaringan tanaman yang baru dipotong serta merangsang pertumbuhan akar baru.

  • Jika sudah, letakkan potongan tersebut ke dalam pot kecil yang telah diisi tanah lembap. Jangan lupa untuk membuat lubang kecil pada media tanamnya sebelum dipotong, sehingga larutan rooting tidak terlepas.

  • Terakhir, jaga tanaman agar tetap hangat di cahaya terang, tetapi jauh dari sinar matahari.

3. Menggunakan Akar

Cara melakukan stek tanaman yang terakhir adalah menggunakan akar. Cara ini baik digunakan ketika tanaman sudah tidak aktif, karena bagian akarnya mengandung banyak karbohidrat.

Berikut ini cara melakukan stek tanaman dari akar.

  • Ambil stek sepanjang 1-4 inci dari akar yang muda dan mempunyai ketebalan sekitar 1/4 sampai 1/2 inci.

  • Setelah itu, potong lurus melalui ujung akar yang dekat dengan batang serta potong ujung lainnya secara miring.

  • Potongan lurus adalah ujung paling atas dan potongan miring diletakkan di paling bawah. Posisi tersebut akan membantu proses penanaman agar tidak terbalik.

  • Selanjutnya, stek akan akan menumbuhkan tunas baru yang semula berbentuk mirip bintil.

Demikian uraian mengenai cara melakukan stek tanaman. [ENF]