Konten dari Pengguna

3 Cara Menanam Bawang Merah di Rumah, Super Mudah!

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 3 cara menanam bawang merah di rumah yang sangat mudah. Sumber: valenciamarkyv69/pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 3 cara menanam bawang merah di rumah yang sangat mudah. Sumber: valenciamarkyv69/pixabay.com

Siapa yang tidak mengenal bawang merah? Bumbu dapur yang paling banyak digunakan dalam masakan ini ternyata bisa ditanam sendiri, loh. Cara menanam bawang merah pun sangat mudah. Sayangnya bawang merah memiliki harga yang fluktuatif di pasar. Hal ini tentu mengkhawatirkan bagi para ibu rumah tangga yang membutuhkannya setiap hari. Untuk itu, salah satu cara mengatasi fluktuasi harga adalah menanam bawang merah sendiri. Nah, kali ini Kumparan akan mengupas cara menanam bawang merah yang mudah untuk diterapkan di rumah.

Cara Menanam Bawang Merah

Ilustrasi cara menanam bawang merah. Sumber: matthiasboeckel/pixabay.com

Para ibu saat ini tidak perlu khawatir lagi tentang naik-turunnya harga bawang merah. Bumbu dapur satu ini bisa dengan mudah ditanam di rumah. Permintaan yang tinggi terhadap bawang merah juga bisa menjadi peluang untuk membudidayakannya. Ifafah menuliskan cara menanam bawang merah dalam bukunya bertajuk Budidaya Bawang Merah. Adapun cara-cara tersebut adalah sebagai berikut.

1. Proses Menanam Bawang Merah

Proses menanam bawang merah yang pertama adalah persiapan lahan. Lahan bisa disiapkan dengan membentuk bedengan. Jarak tanamnya perlu diatur dengan ukuran 15x15 cm. Pada tempat yang nantinya digunakan untuk menanam, buatlah lubang terlebih dahulu dengan ukuran kecil. Selanjutnya, siapkan bibit bawang merah berupa buahnya. Bibit bawang merah ini ujungnya perlu dipotong rata dan pastikan ketika menanam, potongan tersebut telah mengering. Tanamlah bibit tersebut dengan ujung menghadap ke atas. Pastikan kamu tidak menanamnya terlalu dalam agar bibit tidak busuk. Bibit yang telah ditanam ditutup tipis agar pertumbuhan bawang merah lancar. Bibit yang telah ditanam ini perlu disiram terlebih dahulu untuk memastikan tanah lembab. Bibit tersebut umumnya akan tumbuh dalam waktu seminggu.

2. Perawatan Bawang Merah

Bawang merah yang telah ditanam perlu dirawat dengan baik. Ada beberapa cara merawat bawang merah agar hasilnya memuaskan. Bawang merah perlu disiram secara teratur. Penyiraman awal dilakukan setelah ditanam dengan durasi penyiraman setiap hari hingga daun pertama tumbuh. Penyiraman ini tergantung musim. Apabila musim panas, durasi penyiraman perlu ditambah agar tanah tidak kering. Lalu, penyiraman juga ditambah saat usia 2 bulan dengan durasi 2x1 hari. Penyiraman dilakukan hingga bawang merah berusia 2 bulan agar asupan mineral tanaman tercukupi. Perawatan juga perlu dilakukan dengan penyiangan dan penggemburan. Hal itu bertujuan untuk membersihkan rumput liar dan gulma serta menata tanah yang longsor. Tanaman bawang merah bisa dipupuk menggunakan pupuk organik. Untuk tanah 1 hektar, memerlukan pupuk sebanyak 10-15 ton. Perawatan juga diperlukan untuk memberantas hama dan penyakit dengan penyemprotan pestisida.

3. Memanen Bawang Merah

Tanda bawang merah siap dipanen adalah daunnya yang menguning dan kering serta batang leher mulai lesu. Bawang merah siap untuk dimasak umumnya saat berusia 2 bulan lebih 10 hari. Pada bawang bibit, panen dilakukan ketika usia bawang merah memasuki bulan ketiga dengan ciri yang sama. Demikian cara menanam bawang merah yang bisa dilakukan di rumah. Apabila kamu memiliki lahan luas, kamu juga bisa membudidayakannya. Selamat mencoba. [ENF]