Konten dari Pengguna

3 Cara Mencangkul Tanah yang Keras agar Cepat Gembur

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mencangkul tanah yang keras, foto: unsplash/Oleg Mitiukhin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mencangkul tanah yang keras, foto: unsplash/Oleg Mitiukhin

Tanah yang keras dan padat sering kali menjadi kendala dalam kegiatan bercocok tanam. Sehingga membutuhkan cara mencangkul tanah yang keras agar cepat gembur sebagai solusi praktisnya.

Dikutip dari Suswati, Denah. (2023), Teknik Pengolahan tanah untuk Budidaya Tanaman Padi di Desa Saing Rambi Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4089, sebelum melakukan penanaman, pengolahan tanah harus dilakukan terlebih dahulu untuk memaksimalkan proses pertumbuhan tanaman.

Kondisi tanah keras dapat menghambat proses perakaran, mengurangi sirkulasi udara, dan memperlambat penyerapan air dan nutrisi. Mencangkul tanah adalah langkah penting untuk mempersiapkan lahan tanam yang subur.

Cara Mencangkul Tanah yang Keras agar Cepat Gembur

Ilustrasi cara mencangkul tanah yang keras, foto: unsplash/Çağlar Oskay

Berikut adalah cara mencangkul tanah yang keras agar cepat gembur dan siap ditanami dengan efektif.

1. Basahi Tanah sebelum Dicangkul

Membasahi atau melembapkan tanah terlebih dahulu akan memudahkan proses pencangkulan. Tanah yang sangat kering biasanya sulit dicangkul karena terlalu padat dan keras.

Siram lahan terlebih dahulu dengan air secukupnya satu hari sebelum mencangkul. Ini bertujuan agar kelembapan meresap hingga ke dalam lapisan tanah.

Air bisa membantu melunakkan struktur tanah, sehingga lebih mudah diolah dengan cangkul dan tidak terlalu menghabiskan tenaga.

Namun, pastikan juga tanah tidak terlalu basah atau becek. Karena hal ini justru akan membuat pencangkulan jadi semakin berat dan lengket.

2. Gunakan Cangkul yang Tepat

Gunakan cangkul dengan mata tajam dan gagang yang kuat agar bisa memotong lapisan tanah secara efektif. Penggunaan alat memengaruhi keberhasilan dalam mencangkul tanah yang keras.

Selain itu, lakukan teknik pencangkulan secara sistematis, yaitu dengan membagi lahan menjadi beberapa bagian kecil, kemudian mencangkul dari satu sisi ke sisi lainnya.

Cangkul tanah dengan kedalaman sekitar 20–30 cm untuk membalik dan menggemburkan tanah dengan maksimal. Gunakan alat bantu seperti garpu tanah atau bajak manual, untuk mempercepat proses pengolahan tanah.

3. Campur dengan Bahan Organik untuk Struktur Tanah

Setelah tanah dicangkul, campurkan bahan organik seperti kompos, pupuk kandang, atau sekam padi ke dalam tanah.

Bahan-bahan ini bisa membantu memperbaiki struktur tanah yang padat, meningkatkan porositas, dan merangsang aktivitas mikroorganisme pada tanah.

Campurkan bahan organik ke lapisan tanah yang sudah dicangkul dan gembur, kemudian aduk rata. Diamkan selama beberapa hari agar proses fermentasi alami membantu menggemburkan tanah dapat berlanjut.

Dengan menerapkan cara mencangkul tanah yang keras agar cepat gembur di atas, petani bisa menciptakan lahan tanam yang ideal untuk budidaya tanaman. Pengolahan tanah yang baik adalah kunci keberhasilan pertanian. (Zen)

Baca juga: Cara Penggunaan Pupuk Subur Ijo untuk Kesuburan Tanah