3 Cara Mengatasi Penyakit Tanaman Kapulaga

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman kapulaga adalah tanaman yang mudah tumbuh, namun rentan terhadap penyakit. Cara mengatasi penyakit tanaman kapulaga dengan tepat dapat dilakukan secara tepat agar tidak mempengaruhi hasil panen.
Kapulaga merupakan rempah populer yang banyak digunakan dalam berbagai jenis masakan. Kapulaga diekstrak dari biji tanaman bernama Elettaria cardamomum, yang berasal dari India, Nepal, Bhutan, dan Indonesia.
Cara Mengatasi Penyakit Tanaman Kapulaga
Terdapat beberapa penyakit yang sering menyerang kapulaga. Berikut adalah cara mengatasi penyakit tanaman kapulaga dengan tepat berdasarkan situs web livetoplant.
1. Penyakit Hawar Daun
Hawar daun merupakan salah satu penyakit yang paling umum menyerang tanaman kapulaga. Penyakit ini disebabkan oleh jamur yang disebut Helminthosporium sp.
Penyakit ini pertama kali muncul sebagai lesi kecil yang basah oleh air pada daun. Seiring perkembangan penyakit, lesi tersebut berubah menjadi cokelat dan menjadi nekrotik.
Daun yang terinfeksi juga dapat menggulung dan mengering. Jika tidak diobati, seluruh daun dapat mati dan rontok.
Langkah pertama yang harus petani ambil adalah membuang semua daun yang terinfeksi dan memusnahkannya. Gunakan fungisida yang direkomendasikan untuk mengendalikan hawar daun.
2. Busuk Rimpang
Busuk rimpang adalah penyakit jamur yang menyerang akar tanaman kapulaga. Penyakit ini disebabkan oleh jamur yang disebut Pythium sp.
Penyakit ini pertama kali muncul sebagai lesi yang basah kuyup pada akar. Saat penyakit berkembang, akar menjadi lunak dan lembek, dan tanaman dapat layu dan mati.
Langkah pertama yang harus petani ambil adalah membuang semua tanaman yang terinfeksi dan memusnahkannya. Gunakan fungisida yang direkomendasikan untuk mengendalikan busuk rimpang.
3. Busuk Hitam
Busuk hitam adalah penyakit bakteri yang menyerang daun dan batang tanaman kapulaga. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang disebut Xanthomonas campestris.
Penyakit ini pertama kali muncul sebagai lesi kecil yang basah kuyup pada daun. Saat penyakit berkembang, lesi berubah menjadi hitam dan menjadi nekrotik. Batangnya juga bisa berubah menjadi hitam dan menjadi lunak.
Petani dapat membuang semua daun yang terinfeksi dan memusnahkannya. Oleskan fungisida berbahan dasar tembaga yang direkomendasikan untuk mengendalikan busuk hitam.
Cara mengatasi penyakit tanaman kapulaga dapat dipelajari untuk mendapat hasil panen maksimal. Pengecekan berkala pada tumbuhan dibutuhkan untuk mencegah kemunculan hama kembali. (Fia)
Baca juga: Cara Memindahkan Cangkokan ke Polybag Agar Tidak Mati
