Konten dari Pengguna

3 Cara Mengatasi Perkedel Hancur saat Digoreng agar Tetap Padat dan Rapi

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Mengatasi Perkedel Hancur saat Digoreng. Pexels/August de Richelieu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Mengatasi Perkedel Hancur saat Digoreng. Pexels/August de Richelieu

Cara mengatasi perkedel hancur saat digoreng menjadi pembahasan utama dalam mengolah kentang agar hasil akhirnya tetap rapi dan tidak berantakan.

Permasalahan ini biasanya muncul karena kadar air dalam adonan terlalu tinggi, kurangnya bahan pengikat, serta suhu minyak yang tidak memadai saat proses penggorengan.

Dikutip dari buku Teknik Pengolahan dan Penyajian Hidangan, Sri Mulyani, 2017:64, dijelaskan bahwa komposisi dan teknik dasar dalam mempersiapkan bahan sangat berpengaruh terhadap struktur hasil akhir makanan, termasuk pada gorengan seperti perkedel.

Cara Mengatasi Perkedel Hancur saat Digoreng

Ilustrasi Cara Mengatasi Perkedel Hancur saat Digoreng. Pexels/Pixabay

Berikut ini adalah tiga cara mengatasi perkedel hancur saat digoreng agar hasilnya tetap padat, tidak pecah, dan tampak rapi saat disajikan.

1. Kukus kentang untuk hasil lebih kering

Salah satu cara mengatasi perkedel hancur saat digoreng yaitu dengan mengukus kentang alih-alih merebusnya.

Proses kukus mampu menjaga tekstur kentang agar tidak terlalu basah. Hal ini membantu adonan lebih mudah dibentuk dan tidak mudah pecah saat digoreng.

Teknik pengolahan panas tanpa air langsung, seperti pengukusan, akan mempertahankan tekstur bahan lebih baik untuk olahan berbasis tepung dan pati.

2. Tambahkan kuning telur atau tepung roti sebagai pengikat

Langkah berikutnya dalam cara mengatasi perkedel hancur saat digoreng adalah menambahkan bahan pengikat seperti kuning telur, tepung panir, atau sedikit tepung terigu.

Pengikat ini berfungsi memperkuat struktur adonan dan menjaga bentuknya selama penggorengan. Tanpa bahan pengikat yang cukup, adonan akan mudah rapuh.

Agar hidangan tidak mudah hancur, diperlukan perbandingan yang tepat antara bahan dasar dan pelengkapnya.

3. Goreng dalam minyak panas dan banyak

Cara terakhir yang cukup krusial adalah memastikan minyak sudah cukup panas sebelum menggoreng.

Minyak dingin membuat adonan menyerap minyak lebih banyak, menyebabkan bentuknya hancur. Minyak panas membentuk lapisan luar yang kokoh secara cepat.

Penggorengan dengan metode deep-frying juga lebih efektif menjaga bentuk.

Suhu minyak berperan penting dalam reaksi pembentukan kulit luar yang melindungi isi makanan selama proses menggoreng.

Cara mengatasi perkedel hancur saat digoreng bisa dilakukan dengan tiga teknik utama, mengukus kentang, menambahkan bahan pengikat, serta menggoreng dalam minyak panas.

Pemahaman terhadap pengolahan bahan secara tepat adalah kunci utama menghasilkan perkedel yang padat, tidak pecah, dan tampak menarik saat disajikan. (Mona)

Baca Juga: Perkedel yang Sudah Digoreng Tahan Berapa Lama? Ini Jawabannya