3 Cara Menggiling Kulit Pastel agar Tipis dan Tidak Mudah Robek

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menggiling kulit pastel perlu dilakukan dengan benar agar adonan menjadi tipis dan elastis tanpa mudah robek. Proses ini berpengaruh besar terhadap hasil akhir pastel yang renyah dan matang merata saat digoreng.
Dikutip dari buku Resep Kue Goreng dan Kukus, Retno Setyaningsih, 2014:59, penggilingan kulit pastel yang salah dapat menyebabkan kulit terlalu tebal atau robek saat dibentuk, sehingga isian bisa keluar saat digoreng.
Untuk itu, diperlukan teknik yang tepat agar kulit pastel siap dibentuk dengan rapi dan tidak bermasalah saat proses memasak.
Cara Menggiling Kulit Pastel
Berikut ini adalah tiga cara menggiling kulit pastel agar tipis merata dan tidak mudah robek saat diisi atau digoreng.
1. Gunakan Adonan yang Elastis dan Tidak Terlalu Kering
Cara menggiling kulit pastel yang pertama adalah memastikan adonan cukup lentur. Adonan yang terlalu kering akan sulit diratakan dan rentan retak saat digiling.
Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan terasa lembut saat disentuh, namun tidak lengket di tangan.
Diamkan adonan selama 15–30 menit agar gluten terbentuk dan adonan menjadi lebih lentur saat digiling. Waktu istirahat ini penting untuk meningkatkan elastisitas dan memudahkan penggilingan.
2. Giling Adonan Secara Bertahap dengan Penekanan Merata
Langkah berikutnya dalam cara menggiling kulit pastel yaitu menggiling adonan secara bertahap.
Mulailah dari ketebalan yang lebih besar dan perlahan-lahan turunkan tingkat ketipisan hingga didapat hasil yang ideal.
Menggiling adonan dengan tekanan yang merata dapat menghindari sisi yang terlalu tipis atau terlalu tebal.
Jika menggunakan penggiling manual atau mesin pasta, atur tuas penggiling pada level tebal terlebih dahulu dan ulangi proses beberapa kali hingga adonan rata.
3. Taburi Permukaan dengan Tepung agar Tidak Lengket
Langkah terakhir dari cara menggiling kulit pastel yaitu menaburkan sedikit tepung terigu pada permukaan adonan dan alat penggiling. Ini bertujuan agar adonan tidak menempel dan robek saat digiling.
Gunakan ayakan agar tepung tersebar halus dan tidak menggumpal. Hindari menggunakan terlalu banyak tepung karena bisa membuat kulit menjadi keras dan tidak renyah.
Menerapkan cara menggiling kulit pastel yang tepat dapat menghasilkan lembaran kulit yang tipis, lentur, dan siap diisi tanpa takut sobek.
Teknik-teknik sederhana ini memberikan hasil maksimal, terutama jika digunakan dalam pembuatan pastel goreng yang membutuhkan kulit tipis namun kuat.
Penggilingan yang dilakukan secara konsisten akan menghasilkan kulit pastel dengan ketebalan merata dan kualitas yang lebih baik. (Phonna)
Baca Juga: 3 Cara Merawat Jamur Tiram agar Cepat Tumbuh dan Hasil Panennya Maksimal
