3 Cara Menggunakan Kotoran Ayam sebagai Pupuk

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kotoran ayam dapat dimanfaatkan menjadi pupuk. Oleh karena itu, cara menggunakan kotoran ayam sebagai pupuk penting untuk diketahui, agar bisa mengolah kotoran jadi hal yang bermanfaat.
Dikutip dari penelitian berjudul Pengolahan Kotoram Ayam Menjadi Pupuk Organik Ramah Lingkungan, Mhd. Nau Ritonga, dkk., (2022), kotoran ayam adalah limbah yang dihasilkan oleh ayam. Kotoran ini memiliki potensi besar untuk dijadikan sebagai pupuk organik.
Cara Menggunakan Kotoran Ayam sebagai Pupuk
Agar kotoran ayam bisa dimanfaatkan dengan baik, maka penting untuk mengetahui cara menggunakan kotoran ayam sebagai pupuk. Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan, yakni sebagai berikut.
1. Diolah melalui Pengomposan
Cara yang banyak digunakan untuk menjadikan kotoran ayam sebagai pupuk adalah dengan melalui proses pengomposan. Pupuk jenis ini kerap disebut sebagai pupuk kandang yang memiliki manfaat beragam.
Cara mengolah kotoran ayam menjadi pupuk dengan cara dikompos adalah dengan menanam kotoran tersebut ke lubang pengomposan. Bisa juga ditambah bahan lainnya seperti dedaunan untuk menghasilkan pupuk organik yang berkualitas baik.
2. Dijadikan Pupuk dengan Dikeringkan
Menjadikan kotoran ayam sebagai pupuk bisa dilakukan dengan cara dikeringkan. Cara ini bisa dibilang sebagai cara termudah, karena cukup dengan mengeringkan kotoran di bawah sinar matahari.
Setelah kotoran ayam yang dikumpulkan mengering, maka barulah kotoran tersebut bisa dijadikan sebagai pupuk. Dalam penggunaannya, kotoran bisa dicampurkan dengan tanah untuk meningkatkan kualitas tanah pada tanaman.
3. Dijadikan Pupuk Bokashi
Cara menggunakan kotoran ayam untuk dijadikan pupuk lainnya adalah dengan mengolahnya menjadi pupuk bokashi. Dikutip dari situs perpustakaan.menlhk.go.id, pupuk bokashi adalah hasil fermentasi bahan organik dengan teknologi Effective Microrganism.
Cara mengolahnya dengan mencampurkan jerami, kotoran ayam, sekam, gula pasir, air, dan EM4 menjadi satu. Nantinya adonan tersebut akan menjadi pupuk organik yang bisa digunakan pada tanaman.
Dengan mengolah kotoran ayam menjadi pupuk, maka menjadi salah satu cara untuk menjaga lingkungan. Apalagi kotoran ayam bisa menjadi jenis pupuk yang baik dibandingkan kotoran hewan lainnya, termasuk mencegah tumbuhnya gulma pada tanaman.
Itu dia berbagai cara menggunakan kotoran ayam sebagai pupuk yang bisa diikuti untuk memanfaatkan sisa kotoran sebagai hal berguna. Dengan mengolahnya menjadi pupuk, maka bisa membantu lingkungan dan menjaga kelestarian sekitar. (Prima)
Baca Juga: Bagus Mana Kohe Ayam atau Kambing? Ini Jawabannya
