Konten dari Pengguna

3 Cara Menumbuhkan Plankton di Kolam Tanah

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menumbuhkan Plankton di Kolam Tanah. Pexels/Diana ✨
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menumbuhkan Plankton di Kolam Tanah. Pexels/Diana ✨

Plankton adalah salah satu jenis mikroorganisme yang hidup di perairan. Plankton berperan penting dalam ekosistem kolam, terutama untuk budidaya ikan dan udang. Sehingga pembudidaya perlu mempelajari cara menumbuhkan plankton di kolam tanah.

Dikutip dari jtam.ulm.ac.id, plankton adalah bioindikator suatu wilayah perairan. Plankton juga dapat menjadi pakan alami yang mengandung banyak nutrisi dan membantu menjaga kualitas air.

Cara Menumbuhkan Plankton di Kolam Tanah

Ilustrasi Cara Menumbuhkan Plankton di Kolam Tanah. Pexels/m.s. sunday

Berikut ini ada beberapa cara menumbuhkan plankton di kolam tanah yang bisa dilakukan dengan praktis.

1. Persiapan Kolam

Agar bisa menumbuhkan plankton, dasar kolam harus disiapkan dengan benar. Keringkan kolam selama 5–7 hari sampai tanahnya retak-retak.

Setelah itu, ratakan dasar kolam dan buanglah sisa lumpur hitam atau kotoran organik yang membusuk. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu perkembangan plankton.

Saat kolam sudah kering dan bersih, taburkan kapur dolomit atau kapur pertanian sebanyak 250–500 kg. Kapur ini berfungsi menstabilkan pH tanah dan air agar sesuai untuk pertumbuhan plankton (pH yang ideal sekitar 6,5–8).

Diamkan selama 1 hingga 2 hari sebelum mengisi kolam dengan air.

2. Beri Pupuk Organik dan Anorganik

Proses pemupukan dapat merangsang pertumbuhan plankton secara alami. Pakailah pupuk organik seperti kotoran ayam, kotoran sapi, atau kompos matang dengan dosis sekitar 250–500 kg/ha.

Pupuk organik dapat membantu memperkaya kandungan nutrisi dalam air, terutama nitrogen dan fosfor yang dibutuhkan oleh plankton.

Selain pupuk organik di atas, tambahkan pupuk anorganik seperti urea (15 kg/ha) dan TSP/SP-36 (10 kg/ha). Campurkan pupuk anorganik ke dalam air secara merata.

Setelah dipupuk, diamkan kolam sekitar 5–7 hari agar plankton bisa mulai tumbuh. Air pun akan berubah menjadi kehijauan atau kecokelatan, ini adalah tanda bahwa plankton mulai berkembang.

3. Kontrol Kualitas Air dan Paparan Matahari

Plankton sangat bergantung dengan paparan cahaya matahari untuk fotosintesis. Pastikan kolam mendapat sinar matahari yang cukup, minimal 6–8 jam per hari. Jangan menutupi kolam dengan pelindung rapat yang menghalangi paparan matahari.

Selain itu, jaga kualitas air di kolam tetap optimal. Tambahkan air bersih apabila menguap berlebihan. Apabila air terlalu jernih, bisa jadi ini merupakan tanda plankton belum tumbuh secara optimal, dan memerlukan pemupukan ulang.

Cara menumbuhkan plankton di kolam tanah merupakan langkah penting dalam budidaya ikan yang sehat dan alami. (Zen)

Baca Juga: 5 Cara Merawat Pohon Bidara yang Kering agar Tidak Mati