3 Cara Menyimpan Perkedel di Freezer agar Awet dan Tetap Renyah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menyimpan perkedel di freezer adalah solusi agar camilan ini awet lebih lama. Perkedel tergolong camilan yang sekaligus bisa menjadi lauk. Makanan ini digemari banyak orang karena rasanya gurih dan teksturnya lembut di dalam.
Dikutip dari Windiany, Riska Azikia. Dkk (2023), Akulturasi Budaya Etnis Belanda dalam Makanan Nusantara Perkedel, 231, perkedel merupakan jajanan Nusantara yang merupakan hasil campuran dengan budaya kuliner Belanda.
Namun, perkedel yang disimpan terlalu lama bisa menjadi lembek bahkan kehilangan rasa. Menyimpan perkedel di freezer ada teknik khusus supaya teksturnya tetap terjaga.
Cara Menyimpan Perkedel di Freezer agar Awet dan Tetap Renyah
Berikut ini penjelasan cara menyimpan perkedel di freezer agar awet dan teksturnya tetap renyah saat dalam gigitan.
1. Dinginkan Perkedel Sebelum Dibekukan dalam Freezer
Jika menyimpan perkedel yang masih panas langsung ke dalam freezer, uap panas akan membuat perkedel berembun dan teksturnya menjadi lembek saat dicairkan.
Setelah digoreng, letakkan perkedel dengan dialasi kertas minyak. Diamkan sampai benar-benar dingin pada suhu ruang. Cara ini membantu menghilangkan kelembapan akibat minyak berlebih sehingga perkedel tetap renyah saat dipanaskan kembali.
2. Gunakan Wadah yang Kedap Udara atau Plastik Ziplock
Saat menyimpan perkedel di freezer, hindari paparan udara langsung yang bisa membuatnya kering dan berbau di dalam freezer. Masukkan perkedel ke dalam wadah kedap udara atau bungkus satu per satu menggunakan plastik wrap, lalu simpan dalam plastik ziplock.
Pastikan udara di dalam plastik ziplock sudah dikeluarkan sebelum ditutup rapat. Metode ini membantu mempertahankan rasa dan tekstur pada perkedel hingga 1–2 bulan.
3. Simpan dengan Sistem Flash Freezing
Flash freezing merupakan teknik membekukan makanan dengan cepat agar bentuk dan teksturnya tetap utuh. Tata perkedel di atas loyang yang dilapisi kertas roti, kemudian pastikan perkedel tidak saling menempel.
Masukkan perkedel ke dalam freezer selama 1–2 jam hingga setengah beku, kemudian pindahkan ke wadah kedap udara atau plastik ziplock. Dengan cara ini, perkedel tidak akan bisa saling menempel dan mudah diambil sesuai kebutuhan.
Saat ingin memanaskan kembali perkedel yang beku, goreng ulang dalam minyak panas sebentar saja untuk mengembalikan kerenyahannya.
Perkedel juga bisa dipanggang di oven atau air fryer pada suhu 180°C selama 5–8 menit. Hindari mencairkan perkedel pada suhu ruang terlalu lama supaya teksturnya tidak berubah.
Dengan melakukan cara menyimpan perkedel di freezer agar awet dan tetap renyah di atas, tekstur perkedel akan awet, renyah di luar, dan lezat di dalam. Perkedel pun cocok disajikan sebagai camilan atau lauk praktis kapan saja. (Zen)
Baca Juga: Kenapa Perkedel Kentang Hancur saat Digoreng? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
