3 Cara Merawat Tanaman Rosemary agar Tumbuh Sehat dan Lebat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rosemary merupakan salah satu tanaman herbal dengan banyak manfaat. Selain itu, rosemary bisa ditanam dengan cepat dan cara merawat tanaman rosemary juga sangat mudah. Berikut akan dibahas singkat mengenai penanaman dan cara merawat tanaman rosemary agar tumbuh sehat dan lebat.
Cara Merawat Tanaman Rosemary
Dijelaskan dalam buku 100 Resep Sehat Lezat dari Tanaman Herbal & Bumbu Dapur karya Lenny Jusup, rosemary merupakan tanaman yang berasal dari Eropa dengan nama latin Rosemarynus officanalis.
Rosemary memiliki bunga warna ungu dan berbentuk datar dan tegak. Tanaman ini juga dapat bertahan hidup dalam udara yang kering dan sejuk.
Tanaman rosemary memiliki banyak manfaat, antara lain campuran masakan atau minuman teh. Selain itu, karena aromanya yang khas, rosemary juga bisa digunakan untuk campuran parfum dan juga anti nyamuk.
Rosemary memiliki manfaat, antara lain mengatasi gejala flu, nyeri otot, rematik. Selain itu bisa digunakan sebagai antiseptik, mengurangi resiko kanker, dan membantu pasien yang sedang perawatan migrain, depresi, dan lainnya.
Tanaman rosemary selama ini memang tumbuh subur di negara empat musim di Eropa. Tidak heran kalau sering kali tanaman rosemary justru kering dan mati saat ditanam di Indonesia.
Selain itu, masalah utama yang sering timbul pada tanaman rosemary adalah jamur dan bakteri, kutu hiyam, dan akar tanaman yang stres.
Oleh karena itu, perlu mengetahui cara merawat tanaman rosemary agar tumbuh sehat dan lebat dengan cara berikut:
1. Penyimpanan
Letakkan tanaman rosemary di bawah sinar matahari langsung mendapat sirkulasi udara juga panas. Jangan letakkan di ruangan yang lembap karena akan menyebabkan pembusukan.
2. Penyiraman
Tanaman rosemary hanya perlu disiram saat media tanam terlihat kering. Siram hingga air keluar dari lubang pot. Jangan menyiram tanaman saat kondisi tanah masih lembap karena akan menumbuhkan jamur.
3. Pemupukan
Pupuk organik cair atau pupuk kandang bisa diberikan satu bulan sekali. Pada dasarnya, rosemary tidak membutuhkan pupuk dalam jumlah banyak.
Perawatan tanaman rosemary cenderung mudah selama mengikuti beberapa langkah di atas. Demikian cara merawat tanaman rosemary agar tumbuh sehat dan lebat. (SP)
