Konten dari Pengguna

3 Cara Pemijahan Ikan Lele secara Buatan

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Pemijahan Ikan Lele secara Buatan. Pexels/juliane Monari
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Pemijahan Ikan Lele secara Buatan. Pexels/juliane Monari

Cara pemijahan ikan lele secara buatan merupakan teknik budidaya yang banyak diterapkan oleh peternak lele. Metode ini digunakan untuk mendapatkan benih unggul dalam jumlah yang besar.

Dikutip dari repository.polinela.ac.id, berbeda dengan pemijahan alami, teknik ini membutuhkan intervensi manusia dalam proses pembuahan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan hasil panen lele yang maksimal.

Cara Pemijahan Ikan Lele secara Buatan

Ilustrasi Cara Pemijahan Ikan Lele secara Buatan. Pexels/Anil Sharma

Berikut ini penjelasan cara pemijahan ikan lele secara buatan yang umum digunakan para peternak lele.

1. Pemilihan dan Persiapan Indukan Lele

Pilih indukan lele yang sehat, matang gonad, dan berkualitas. Induk jantan bentuk perutnya lebih ramping dan memiliki alat kelamin runcing berwarna merah, sementara yang betina memiliki perut buncit, lembut, dan alat kelamin membulat serta berwarna kemerahan.

Sebelum dilakukan pemijahan, indukan lele dipelihara secara terpisah selama beberapa minggu, kemudian diberi pakan yang mengandung protein tinggi seperti cacing atau pelet. Hal ini bertujuan untuk mempercepat kematangan sel telur dan sperma.

2. Pemanenan Telur dan Sperma secara Manual

Setelah indukan siap untuk pemijahan, dilakukan proses stripping, atau pemijahan buatan. Langkah ini dilakukan dengan cara memijat perut induk betina untuk mengeluarkan telur, kemudian memotong sedikit alat kelamin induk jantan untuk mengambil spermanya.

Selanjutnya telur diletakkan dalam wadah bersih. Campur telur dengan sperma dan difermentasi dengan hati-hati menggunakan larutan garam fisiologis atau larutan Ringer untuk membantu proses pembuahan.

Campuran telur dan sperma tersebut diaduk perlahan selama beberapa menit, hingga terjadi fertilisasi.

buatan3. Penetasan Telur dalam Wadah Inkubasi

Setelah dibuahi, telur-telur lele diletakkan di wadah penetasan khusus. Contohnya seperti akuarium atau baki plastik dengan sistem aerasi dan sirkulasi air yang baik. Suhu air yang ideal untuk penetasan telur berkisar antara 27–30°C.

Dalam jangka waktu 24–36 jam, telur akan menetas dan berubah menjadi larva. Larva yang sudah menetas ini kemudian dipindahkan ke tempat pembesaran. Peternak bisa mulai memberi pakan alami seperti kuning telur rebus atau plankton halus selama beberapa hari pertama.

Cara pemijahan ikan lele secara buatan memberikan banyak keuntungan, seperti kontrol kualitas benih hingga efisiensi produksi. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, peternak dapat menghasilkan lele yang sehat dan mendukung keberhasilan budidaya secara keseluruhan. (Win)

Baca Juga: Cara Mengidentifikasi Benih Ikan yang Sehat untuk Hasil Ternak Maksimal