3 Cara Penggunaan Pupuk NASA pada Tanaman

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pupuk adalah elemen penting pada tanaman karena pupuk akan memberikan nutrisi bagi tanaman yang tidak didapatkan dari tanah. Saat ini, ada berbagai jenis pupuk di pasaran, salah satunya NASA. Cara penggunaan pupuk NASA pada tanaman cukup mudah.
Selain itu, pupuk NASA juga memiliki kandungan yang lengkap sehingga mendukung pertumbuhan tanaman. Pupuk NASA sendiri ada beberapa jenis. Masing-masing jenis memiliki kegunaan yang berbeda.
Simak artikel ini untuk mengetahui sekilas tentang pupuk NASA beserta cara penggunaan pupuk NASA pada tanaman agar tumbuh subur.
Mengenal Pupuk NASA
Dikutip dari laman resmi PT. Natural Nusantara (naturalnusantara.co.id), dijelaskan bahwa ada beberapa produk pupuk NASA yang dijual di pasaran. Salah satu yang paling banyak digunakan adalah pupuk organik cair multiguna.
Pupuk NASA sendiri dijelaskan terbuat dari bahan-bahan alami dan diproses dengan formula khusus. Pupuk NASA memiliki banyak manfaat dan kegunaan bagi tanaman. Selain itu, pupuk NASA mengandung berbagai macam unsur hara makro dan mikro.
Pupuk NASA dapat digunakan untuk berbagai macam komoditas tanaman pertanian dan perkebunan, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi jalar, singkong, tebu, kelapa sawit, dan sebagainya.
Pupuk NASA dapat digunakan dengan cara disemprotkan ke daun atau dituangkan ke tanah. Dosis dan cara penggunaan pupuk NASA berbeda-beda tergantung pada jenis tanaman dan kondisi lahan.
Cara Penggunaan Pupuk NASA pada Tanaman
Berikut adalah cara penggunaan pupuk NASA pada tanaman agar tumbuh subur.
1. Pada Tanaman Padi
Semprotkan 1 botol/300 liter air pada saat bibit berumur 7-10 hari setelah semai. Kemudian, semprotkan lagi 1 botol/300 liter air pada saat bibit berumur 20-25 hari setelah semai atau sebelum dipindahkan ke lahan sawah.
Terakhir, semprotkan 1-2 botol/300 liter air pada saat tanaman berumur 30-35 hari setelah tanam atau saat fase pembentukan anakan.
2. Pada Tanaman Jagung
Semprotkan 1 botol/300 liter air pada saat bibit berumur 7-10 hari setelah semai atau sebelum dipindahkan ke lahan. Kemudian, semprotkan 1 botol/300 liter air pada saat tanaman berumur 20-25 hari setelah tanam atau saat fase pembentukan tongkol.
Terakhir, semprotkan 1-2 botol/300 liter air pada saat tanaman berumur 40-45 hari setelah tanam atau saat fase pembungaan.
3. Pada Tanaman Cabe
Semprotkan 1 botol/300 liter air pada saat bibit berumur 7-10 hari setelah semai atau sebelum dipindahkan ke lahan. Kemudian, semprotkan 1 botol/300 liter air pada saat tanaman berumur 20-25 hari setelah tanam atau saat fase pembentukan bunga.
Terakhir, semprotkan 1-2 botol/300 liter air pada saat tanaman berumur 40-45 hari setelah tanam atau saat fase pembentukan buah.
Baca juga: 4 Jenis Pupuk untuk Tanaman Hias yang Penting Diketahui
Demikian adalah pembahasan mengenai cara penggunaan pupuk NASA pada tanaman agar tumbuh subur. (WWN)
