Konten dari Pengguna

3 Cara Semai Rockwool untuk Pertumbuhan yang Optimal

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Semai Rockwool. Pexels/Jatuphon Buraphon
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Semai Rockwool. Pexels/Jatuphon Buraphon

Penanaman menggunakan cara semai rockwool adalah cara yang sangat efisien untuk memulai tumbuhnya tanaman secara hidroponik. Cara ini dapat menyerap dan menahan air dengan baik serta memberikan kelembapan yang ideal bagi benih.

Mengutip dari Buku Budidaya Tanaman Secara Hidroponik Solusi Bercocok Tanaman di Lahan Sempit, Muhammad Alqamari, (2024:139), rockwool merupakan media tanam yang dibuat dari serat mineral yang berasal dari batuan vulkanik.

Cara Semai Rockwool

Ilustrasi Cara Semai Rockwool. Pexels/Anderson Fernandes

Inilah cara semai rockwool untuk menghasilkan pertumbuhan yang optimal.

1. Persiapan Rockwool

  • Siapkan rockwool dan potong menjadi ukuran 2,5 x 2,5 x 2,5 cm.

  • Buat lubang pada setiap potongan rockwool untuk menanam bibit. Pastikan rockwool tidak ada yang berlubang selama proses ini.

  • Tempatkan rockwool di tray semai atau nampan.

  • Masukkan bibit ke dalam lubang yang telah disiapkan.

  • Sirami rockwool dengan air sampai basah.

  • Tutup tray semai menggunakan plastik hitam agar cahaya tidak masuk dan simpan di lokasi gelap selama 2 hari.

  • Setelah 2 hari, akan terlihat tanda-tanda pertumbuhan dari tanaman.

  • Pindahkan nampan ke area yang terkena cahaya. Proses ini biasanya berlangsung antara 21 sampai 28 hari.

  • Selama tahap ini, penting untuk memantau keadaan tanaman dengan teliti. Jika diperlukan, tambahkan air untuk menjaga agar rockwool tetap lembap.

2. Pemindahan Tanaman ke Sistem Hidroponik

  • Pindahkan tanaman ke bagian rockwool yang berbeda.

  • Tambahkan bahan penyangga seperti kerikil, arang, atau yang lainnya pada rockwool.

  • Cek kadar nutrisi sebelum tanaman mulai berbunga.

3. Proses Perawatan Tanaman Hidroponik.

  • Pastikan kadar air nutrisi berada di sekitar 1.300 ppm. Jika kurang, harus ditambahkan.

  • Setelah tanaman tumbuh tinggi, berikan penopang seperti tali atau lainnya supaya tetap berdiri tegak dan tidak patah.

  • Apabila tanaman sudah mulai berbunga, tingkatkan kadar ppm air nutrisi menjadi 2.000 ppm. Hal ini penting dilakukan agar hasil buahnya maksimal.

  • Pastikan kembali untuk menjaga media tanam rockwool supaya tetap lembab dan tidak sampai basah.

Dengan melaksanakan tiga cara semai rockwool ini, penggunaan media tanam rockwool dalam penyemaian akan lebih maksimal dan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan baik. (Dista)

Baca Juga: 5 Penyebab Daun Jambu Air Menguning dan Cara Mengatasinya