3 Cara Semai Tanaman dari Biji dengan Praktis

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara semai tanaman dari biji adalah teknik budidaya berbagai jenis tanaman. Baik untuk tanaman sayuran, buah-buahan, bunga, maupun tanaman herbal.
Dikutip dari Chaniago, Erlita. (2021), Pelatihan dan Penyuluhan Pembibitan Tanaman Buah di Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Jurnal Deputi, 11, proses penyemaian dengan biji akan mendukung tanaman menghasilkan bibit yang unggul.
Tanaman juga menjadi lebih bagus, dan siap tumbuh subur saat dipindahkan ke media tanam utama atau ke tanah.
Cara Semai Tanaman dari Biji dengan Praktis
Bagi yang ingin bercocok tanam di rumah, berikut ini penjelasan cara semai tanaman dari biji yang mudah diterapkan oleh siapa saja, termasuk pemula.
1. Pakai Media Tanam Gembur dan Bernutrisi
Pakai media untuk menanam yang gembur, mengandung nutrisi, dan bisa menyimpan air dengan baik. Campuran yang pas adalah tanah, pupuk kandang atau kompos, dan sedikit pasir halus dengan perbandingan 2:1:1.
Setelah media tanam disiapkan, masukkan ke dalam wadah untuk menyemai seperti tray, polybag kecil, atau pot bekas.
Siram media sampai lembap sebelum menanam biji. Buat lubang kecil sedalam 1–2 cm sesuai ukuran biji, lalu tanam bijinya dan tutup dengan tanah tipis.
2. Jaga Kelembapan dan Suhu Tanah dengan Konsisten
Jaga kelembapan tanah setelah penanaman biji. Biji membutuhkan kondisi yang lembap untuk bisa berkecambah.
Gunakan semprotan air supaya tanah tetap basah tapi tidak becek. Terlalu banyak air bisa mengakibatkan biji busuk dan gagal berkecambah.
Wadah semai bisa diletakkan di teras atau dekat jendela, yaitu lokasi yang mendapat cahaya matahari tidak langsung.
Suhu optimal untuk penyemaian berkisar antara 25–30°C sesuai jenis tanaman. Tunggu selama 5–14 hari, biji akan mulai berkecambah dan muncul daun pertama.
3. Pindahkan Bibit saat Batang Sudah Kuat
Bibit dapat dipindahkan ke media tanam utama setelah mempunyai 2–3 helai daun sejati, dan tingginya mencapai 5–10 cm.
Proses ini disebut dengan “transplanting.” Lakukan pemindahan pada pagi atau sore hari agar bibit tidak stres akibat panas yang berlebihan. Sebelum dipindahkan, sirami bibit terlebih dahulu supaya akar mudah terangkat dari wadah semai.
Cara semai tanaman dari biji tidak sulit jika dilakukan dengan benar. Dengan begitu, setiap orang bisa membudidayakan berbagai macam tanaman sendiri di pekarangan rumah. (Win)
Baca Juga: 5 Penyebab Daun Jambu Air Menguning dan Cara Mengatasinya
