3 Ciri Kenari Tidak Berjodoh yang Perlu Diketahui Pencinta Burung

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri kenari tidak berjodoh sangat penting dalam proses ternak burung kenari. Kesalahan dalam mengenali kecocokan antara pejantan dan betina dapat menyebabkan ketegangan bahkan perkelahian antarburung.
Dikutip dari buku Rahasia Sukses Beternak Kenari, Suparno, 2017:68, dijelaskan bahwa interaksi awal antara burung jantan dan betina dapat menentukan keberhasilan dalam proses penjodohan.
Kegagalan biasanya disebabkan oleh ketidaksesuaian karakter atau kondisi mental burung.
Ciri Kenari Tidak Berjodoh
Berikut ini adalah tiga ciri kenari tidak berjodoh yang penting diperhatikan oleh para pencinta burung agar proses penjodohan berjalan efektif dan tidak merugikan kesehatan mental maupun fisik burung.
1. Saling Menyerang atau Menghindar
Salah satu ciri kenari tidak berjodoh adalah ketika kedua burung tidak menunjukkan minat satu sama lain dan cenderung agresif.
Burung jantan biasanya akan menyerang betina jika tidak merasa cocok, begitu pula sebaliknya. Bahkan, bukan hal aneh jika betina justru terlihat menjauhi jantan atau sebaliknya.
Perilaku saling mengejar dengan suara nyaring bisa menjadi indikasi adanya penolakan dari salah satu pihak.
2. Tidak Ada Interaksi Positif di Kandang Sekat
Ketika disekat dalam satu kandang, kenari yang berjodoh umumnya saling mendekat, menyuap, atau menunjukkan tanda-tanda nyaman satu sama lain.
Namun, jika selama masa penjajakan tidak ada interaksi positif seperti itu, bahkan burung terlihat diam atau menjauh, itu menandakan ciri kenari tidak berjodoh.
Kondisi ini menunjukkan bahwa secara naluriah, keduanya tidak tertarik untuk berpasangan dan sulit bersinergi dalam proses kawin.
3. Tidak Ada Respon Saat Disatukan
Jika kenari jantan tetap tidak berkicau atau betina menolak dengan mengepakkan sayap dan mematuk ketika didekati, maka itu menjadi tanda yang jelas bahwa keduanya tidak cocok.
Burung yang berjodoh umumnya akan merespons dengan tingkah laku khas seperti berjoget, berkicau aktif, dan mendekat satu sama lain.
Ketidaktertarikan ini menjadi salah satu sinyal kuat bahwa kenari tersebut tidak siap atau memang tidak berjodoh.
Mengetahui ciri kenari tidak berjodoh sejak awal dapat mencegah stres dan potensi cedera pada burung. Proses penjodohan tidak boleh dipaksakan jika tanda-tanda ketidakcocokan terus muncul.
Dengan memperhatikan respons dan perilaku kenari secara teliti, maka proses breeding akan lebih mudah dan hasil penangkaran bisa lebih optimal.
Pengamatan yang konsisten dan sabar merupakan kunci dalam mendapatkan pasangan kenari yang benar-benar serasi. (Mona)
Baca Juga: 5 Ciri Kenari Kutuan yang Harus Segera Diatasi
