3 Jenis Suara yang Ditakuti Burung Walet dan Cara Mengatasinya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Walet merupakan jenis burung liar yang sensitif terhadap suara. Jenis suara yang ditakuti burung walet adalah suara predator, manusia, serta ledakan.
Ketika walet mendengar salah satu atau seluruh suara tersebut secara spontan, burung akan merasa cemas dan stres. Jika kondisi itu terjadi, walet akan mengalami gangguan pada pola makan, reproduksi, bahkan keputusan untuk membangun sarang.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa jenis suara yang ditakuti burung walet beserta cara mengatasinya.
3 Jenis Suara yang Ditakuti Burung Walet
Walet merupakan salah satu jenis burung yang biasa diternakan untuk diambil sarangnya. Berbeda dengan kebanyakan burung yang membuat sarang dari ranting atau tanaman kering, walet membuat sarang menggunakan liur.
Mengutip dari buku Manfaat Sarang Burung Walet bagi Kecantikan, Ghazi (2022: 2 – 3), liur burung walet tidak hanya sekedar liur biasa, melainkan mempunyai kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Oleh karena itu, burung walet kerap diternakan.
Mengutip dari buku Pedoman Membangun Gedung Walet, Budiman (2008: 16), walet adalah burung liar, agresif, dan tidak bisa dijinakan. Walaupun demikian, walet termasuk burung yang sangat sensitif terhadap suara.
Jika walet menerima suara secara spontan, walet dapat mengalami stres dan cemas sehingga memengaruhi pola hidupnya termasuk keinginan untuk membuat sarang. Tiga jenis suara yang ditakuti burung walet, yaitu:
1. Suara Predator
Walet adalah burung kecil dengan ukuran tubuh sekitar 12,5 cm. Kondisi itu membuat walet termasuk makanan predator di alam liar.
Secara naluri, walet pun takut terhadap keberadaan predator. Oleh karena itu, walet yang diternakan juga takut terhadap suara predator, contohnya suara burung elang.
2. Suara Manusia
Selain predator, suara manusia pun dapat menakuti burung walet. Walet dapat merasa terancam dengan berbagai suara yang dihasilkan oleh manusia, misalnya:
Suara renovasi rumah;
Suara teriakan;
Suara musik yang sangat keras; serta kebisingan lain.
3. Suara Ledakan
Suara ledakan juga dapat membuat walet cemas dan stres. Contoh suara ledakan yang dapat mengganggu walet adalah petasan, petir yang sangat kencang, dan sejenisnya.
Cara Mengatasi Suara Ditakuti oleh Burung Walet
Walet yang merasa terancam memiliki kecenderungan untuk mengalami stres. Kondisi itu dapat memengaruhi pola makan, reproduksi, serta keinginannya untuk membuat sarang.
Berdasarkan kondisi tersebut, peternak harus benar-benar memperhatikan lahan yang menjadi tempat tinggal burung walet. Lahan dan gedung untuk memelihara burung walet harus mempunyai akses makanan yang cukup serta kedap suara.
Beberapa cara mengatasi suara yang ditakuti oleh burung walet, antara lain:
Ternakan walet dengan sumber pakan yang cukup, seperti semut, laron, lalat, capung, belalang, dan sebagainya.
Ternakan walet di gedung atau lokasi yang stratetis, tetapi jauh dari sumber kebisiangan. Contohnya, jauh dari kawasan industri, jalan raya, dan daerah-daerah sibuk.
Tanam beberapa pohon di sekitar peternakan walet untuk meredam suara.
Tanam dan rawat rerumputan di sekitar peternakan walet untuk membantu meredam suara.
Kesimpulannya, suara yang ditakuti burung walet ada tiga jenis, yakni predator, manusia, dan ledakan. Peternak perlu mengantisipasi kebisingan tersebut dengan membuat wilayah ternak walet yang jauh dari daerah sibuk. (AA)
